Beranda Olahraga ‎Sosok Budiarjo Thalib Dibalik Moncer Persik Kediri

‎Sosok Budiarjo Thalib Dibalik Moncer Persik Kediri

BERBAGI
Budiarjo Thalib, pelatih Persik Kediri. (foto: istimewa)

AGTVnews.com – Kesebelasan Persik Kediri kini kembali bergelora dalam helatan Liga 2 PSSI. Menyisakan 3 laga, posisi Macan Putih masih kokoh di puncak klasemen sementara grup timur. Namun siapa sangka, dibalik prestasi moncer yang saat ini diraih, Persik Kediri sempat nyaris terpuruk di awal musim.

Keputusan manajemen Persik Kediri untuk merekrut Budiarjo Thalib, menggantikan Nazal Mustafa dinilai titik krusial kebangkitan kesebelasan yang berdiri tahun 1950 itu. Meski pun awalnya keputusan tersebut diambil lantaran terdesak tuntutan dari suporter Persik Mania yang merasa tidak puas lantaran performa tim tidak kunjung membaik.

“Saat itu saya dengar Persik tidak memiliki pelatih kepala lagi di tim. Saya kemudian mengirimkan lamaran dan akhirnya Alhamdulillah diterima,” terang Budiarjo mengawali kisahnya berlabuh di Kediri.

Ketika kali pertama menangani Persik Kediri, ia melihat di dalam tubuh tim banyak pemain muda berpotensi yang masih membutuhkan polesan dan bimbingan untuk mengarungi kompetisi.

“Pertama saya datang, sudah mengatakan dari awal bahwa saya memegang bom ketika menggantikan Coach Nazal Mustafa. Ketika saya salah dalam awalnya, berarti salah di belakangnya, bom ini akan meledak,” kata bapak tiga anak ini.

Perlahan polesan tangan dingin pelatih asal Makassar ini membuahkan hasil. Persik Kediri saat ini kokoh bertengger sebagai pemuncak klasemen sementara di Grup Timur dengan mengantongi Poin 30.

| Baca Juga:  Jelang Ditinggal Bagas dan Alex, Persik Kediri Uji Coba Rotasi Pemain

Dengan materi pemain muda yang dimiliki saat ini, Budiarjo Thalib mengaku memiliki kiat jitu dalam memotivasi timnya agar selalu tampil ngotot disetiap pertandingan.

“Saya selalu mengarahkan kepada pemain agar jangan mudah besar kepala dan bersikap sombong dalam memandang tim lawan. Di samping itu, saya selalu tanamkan kepada para pemain, untuk menganggap semua pertandingan adalah Final. Hal ini selalu membuat anak-anak termotivasi,” bebernya.

Ia juga mengatakan jika posisi Persik Kediri berada di puncak klasmen seperti sekarang, tidak lepas dari perjuangan para pemain yang cerdas dalam memahami dan menerapkan strategi permainan di lapangan.

Dalam masa karier kepelatihanya selama 20 tahun, Budiarjo Thalib pernah sukses melatih di SSB juara Piala Danone, serta membawa Persu Sumenep berhasil promosi ke Divisi Utama. Selain itu ia juga pernah menjadi Asisten Pelatih di klub Liga I Persipura, dan PSM Makassar di era kepelatihan Rene Albert.

Mantan pemain gelandang bertahan PSIS Semarang ini, memiliki lisensi kepelatihan B AFC. Beberapa bulan tinggal di Kota Kediri, Budiarjo merasa betah dan nyaman di sini.

“Saya melihat harapan manajemen maupun Persik Mania sangat tinggi kepada tim. Sepertinya mereka rindu kesebelasan ini kembali disegani di Liga Indonesia,” pungkasnya.(*)

Reporter: Rosyid Putra
Editor : Yusuf Saputro

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here