Beranda Hukum Kriminal Aniaya Pengunjung, Pengelola Kafe Neo Dipolisikan

Aniaya Pengunjung, Pengelola Kafe Neo Dipolisikan

BERBAGI
Korban saat berada di RS Aura Shifa Kabupaten Kediri. (foto ducan ananta)

AGTVnews.com – Pemilik kafe Neo di Desa Kwadungan Kecamatan Gampengrejo Kabupaten Kediri dilaporkan polisi oleh salah satu pengunjungnya. Gara-garanya, pemilik dan pengunjung terlibat cek-cok lalu berujung penganiayaan.

Pengunjung bernama Mahendra (29 tahun) warga Kecamatan Mojoroto Kota Kediri menjadi korban penganiayaan yang dilakukan oleh Darmanto (45 tahun) pengelola kafe.

Akibat kejadian itu, korban mengalami luka bagian kepala dan harus dirawat di RS Aura Shifa Kabupaten Kediri selama dua hari.

Informasi yang dihimpun, penganiayaan terjadi pada Senin (9/9/2019) kemarin. Saat itu korban bersama lima temannya hendak berkunjung ke kafe untuk karaoke. Saat berada di loby kafe, korban bertemu dengan pelaku yang memang menjadi pengelola kafe.

| Baca Juga:  Mayat Perempuan Bercadar Tergeletak di Masjid

| simak video berita terkait:

Korban dengan pelaku sebelumnya memang sudah mengenal. Entah permasalahan apa saat bertemu di loby keduanya terlibat cek-cok. Pelaku yang terpengaruh minuman keras langsung mengusir kelima teman korban.

Setelah itu pelaku langsung mencekik leher korban dan menyeret keluar. Pelaku juga memukul kepala korban hingga beberapa kali. “Saya tidak tahu ada masalah apa. Tiba-tiba teman saya diusir dan saya langsung dianiyaa saat ingin berkunjung ke kafe,” ujar Mahendra usai melapor ke Unit Pidana Umum Mapolres Kediri, Sabtu (14/9/2019).

| Baca Juga:  Polisi Belum Tetapkan Tersangka Kasus Percobaan Pembunuhan Kepala Sekuritas Bank Sinarmas

Dari kejadian itu, korban bersama temannya setelah keluar dari rumah sakit langsung melapor ke Mapolres Kediri. Ia diperiksa oleh penyidik Satreskrim Polres Kediri.

Kasat Reskrim Polres Kediri, AKP Ambuka membenarkan adanya laporan tersebut. Pihaknya saat ini masih melakukan penyelidikan atas kasus penganiayaan yang dilakukan oleh pelaku. “Saat ini masih dalam proses penyelidikan. Korban sudah kita mintai keterangan,” tandasnya.(*)

Reporter: Ducan Ananta
Editor  : Yusuf Saputro