Beranda Peristiwa Ditutup, Perlintasan Kereta Sebidang di Blitar Ini Tidak Lagi Bisa Dilalui

Ditutup, Perlintasan Kereta Sebidang di Blitar Ini Tidak Lagi Bisa Dilalui

BERBAGI
perlintasan kereta sebidang yang ditutup tiba-tiba oleh PT KAI. (foto:ana alana)

AGTVnews.com – Penutupan perlintasan kereta api sebidang di Jalan Nias Kota Blitar oleh PT KAI diprotes sejumlah warga setempat. Pasalnya penutupan ini mendadak dan tanpa melalui sosialisasi terlebih dahulu.

PT KAI mempersempit lintasan dengan menambahkan beton disamping kiri dan kanan serta bagian barat dan timur perlintasan. Akibatnya kendaraan roda empat tidak bisa melewati perlintasan sebidang tersebut.

Heri, salah satu warga mengaku penutupan perlintasan sebidang tersebut sangat merugikan warga setempat. Terlebih warga yang memiliki usaha dan memakai mobil roda empat untuk mengangkut barang.

Warga harus memutar beberapa kilometer karena tidak bisa melewati jalan di perlintasan kereta api. Apalagi jalan tersebut merupakan jalur yang cukup padat.

|video rekomendasi untuk anda:

 

“Harusnya sosialisasi dulu jangan langsung ditutup seperti ini. Sebelumnya juga gak ada pemberitahuan, langsung ditutup begitu saja,” ungkapnya, Senin (9/9/2019).

| Baca Juga:  Takmir Masjid Tolak Politisasi Tempat Ibadah

Dikonfirmasi terkait hal ini Manager Humas Daop 7 Madiun, Ixfan Hendriwintoko mengatakan perlintasan KA Jalan Nias ditutup usai insiden lokomotif tertemper palang pintu dan pengaman di lokasi pada Sabtu (7/9/2019) malam.

Palang pintu tersebut rusak usai ada kendaraan roda empat yang berusaha menerobos palang pintu saat ada kereta api melintas.

Ixfan mengaku, meski begitu PT KAI tidak menutup total perlintasan sebidang di Jalan Nias tersebut. Yang ditutup hanya akses kendaraan roda empat.

“Yang dilakukan PT KAI hanya mempersempit perlintasan sebagai tindakan agar pengendara mobil tidak bisa mengakses di perlintasan,” jelas Ixfan.

Kami sudah sosialisasi ke Ketua RT sebelum memasang beton di lokasi. Memang ada lima warga yang memiliki mobil protes dengan tindakan kami. Kami sarankan ke mereka menyampaikan protes ke Daop,” imbuhnya (*)

Reporter: Ana Alana
Editor: Linda Kusuma

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here