Beranda Hukum Kriminal Modifikasi Mesin Selep Warga Jombang Diamankan Polisi

Modifikasi Mesin Selep Warga Jombang Diamankan Polisi

BERBAGI
pelaku dan mesin ledok yang diamankan. (foto:ana alana)

AGTVnews.com – Dua orang warga Kabupaten Jombang diamankan polisi di Blitar. Mereka adalah Ngatijan (48 tahun) warga Dusun Jombok RT 3 RW 2 Desa Jombok Kecamatan Ngoro Kabupaten Jombang dan Alex Revangga (24 tahun) warga Dusun Krapak Desa Mojokrapak Kecamatan Tembelang Kabupaten Jombang.

Keduanya diduga  menjadi pelaku pencurian kopi hasil panen milik Djami (58 tahun) warga Dusun Tlogomulyo Desa Balerejo Kecamatan Wlingi Kabupaten Blitar.

Kasubag Humas Polres Blitar Iptu M Burhanudin mengatakan, kronologis kejadian berawal saat korban mendapati delapan karung kopi hasil panennya sudah dalam kondisi diselep dan hasilnya menyusut.

Dari delapan karung hasil panen hanya tersisa 2 karung saja dengan berat masing-masing 60 kg. Padahal total berat kopi tersebut adalah 230 kg.

|video rekomendasi untuk anda:

 

“Korban kemudian menanyakan keberadaan kopi hasil panennya ke menantunya. Saat itu menantu korban yang bernama Purwati mengatakan jika ada dua orang laki-laki menaiki ledok menyelep buah biji kopi milik korban. Pelaku mengaku jika disuruh korban untuk menyelep biji kopi tersebut dan meminta bayaran sebesar Rp 50 ribu,” jelas Iptu M Burhanudin, Rabu (4/9/2019).

| Baca Juga:  Kabur, Komplotan Pencuri Kambing di Tulungagung Dihadiahi Timah Panas

Kejadian pencurian tersebut kemudian menyebar ke seluruh desa. Saat pelaku kembali berkeliling desa menggunakan ledok, warga yang sudah mengetahui ciri-ciri pencuri kopi milik Djami pun menghentikan keduanya dan diamankan ke rumah kepala desa setempat.

“Warga kemudian mengecek ledok pelaku, ternyata dibagian belakang ditemukan 40 kg biji kopi. Pengakuan pelaku biji kopi tersebut milik warga lain, Lasemi yang baru saja menyelepkan kopi,” imbuh Burhan.

Burhan menjelaskan, pelaku ini membuat dua saluran pada mesin selep ledok tempat keluarnya hasil selepan. Saluran untuk menampung hasil curian lubangnya lebih besar. Sehingga hasil selepan lebih banyak yang masuk ke saluran itu, daripada saluran hasil selepan milik pelanggan.

“Warga bersama korban kemudian melaporkan kejadian ini ke Polsek Wlingi. Pelaku diamankan bersama sejumlah barang bukti. Termasuk satu buah ledok,” pungkas Burhan.(*)

Reporter: Ana Alana
Editor: Linda Kusuma

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here