Beranda Advetorial Pelajar Kediri Jadi Juara 1 Festival Wirakarya Kampung Kelir Pramuka 2019

Pelajar Kediri Jadi Juara 1 Festival Wirakarya Kampung Kelir Pramuka 2019

BERBAGI
Riza Farizaha, siswi SMK Negeri 2 Kota Kediri ini meraih Juara I dalam Festival Wirakarya Kampung Kelir Pramuka 2019 di Kabupaten Pasuruan.(foto:wiji guntoro)

AGTVnews.com – Pelajar Kota Kediri kembali mengukir prestasi membanggakan. Riza Farizaha, siswi SMK Negeri 2 Kota Kediri ini meraih Juara I dalam Festival Wirakarya Kampung Kelir Pramuka 2019 di Kabupaten Pasuruan.

Prestasi tersebut diapresiasi oleh Wakil Walikota Kediri Lilik Muhibbah. Rasa bangga diungkapkannya saat menerima Riza Farizaha di ruang kerjanya di Balaikota Kediri.

“Alhamdulillah anak-anak di Kota Kediri berprestasi ya salah satunya Riza ini. Yang diangkat Riza ini mudah dan memasyarakat. Alhamdulillah bisa menjadi nomor satu di Jawa Timur,” ujarnya.

Wakil Walikota mengharapkan kedepan akan semakin banyak pemuda Kota Kediri yang berprestasi. Ia berpesan agar anak-anak muda fokus pada apa yang diimpikan serta memanfaatkan perkembangan teknologi dengan baik.

|video rekomendasi untuk anda:

 

“Harapan saya anak-anak muda ini bisa berlatih signifikan sesuai impiannya. Mereka harus bisa memanfaatkan gadget untuk hal positif,” harapnya.

Sementara itu, Riza Farizaha menceritakan perjalanannya hingga berhasil menjadi juara. Awalnya ada pengumuman dari Kwartir Cabang (Kwarcab) Pramuka Kota Kediri yang masing-masing diberikan kepada gugus depan mengenai Festival Wirakarya Kampung Kelir.

“Awalnya saya nggak ikut tiba-tiba saya diikutkan. Pertama kali Zona V di Blitar diikuti oleh beberapa kwarcab yakni Kota Blitar, Kediri dan Kota Kediri. Disana kegiatannya mewarnai rumah warga lalu dipuncak acaranya ada cerdas cermat dari 1000 peserta putri. Alhamdulillah diambil lima besar setelah itu diadu kembali dan diambil dua putri untuk ke Jawa Timur,” ceritanya.

| Baca Juga:  Walikota Kediri Dapat Penghargaan Sahabat Senapati Nusantara

Gadis yang akrab disapa Riza ini menambahkan pada tahap grand final di Pasuruan ada 44 peserta dari 11 zona. Masing-masing peserta diwajibkan membuat teknologi tepat guna bertema lingkungan. Disana peserta juga melakukan presentasi dan menulis karya ilmiah tentang teknologi tepat guna yang diangkat.

“Saya sendiri awalnya bingung mau membuat apa. Saya cari apa yang menjadi permasalahan sehari-hari ternyata sampah plastik. Akhirnya saya membuat teknologi untuk mengolah sampah plastik menjadi minyak mentah dan residunya bisa dibuat untuk plastik,” imbuhnya.

Atas keberhasilannya, Riza memperoleh hadiah untuk mengikuti Scout Education di Singapura dan Malaysia. “Nanti disana kita akan diajak keliling ketempat pramuka yang ada disana,” pungkasnya.(*)

Advetorial Bagian Humas dan Protokol Pemkot Kediri

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here