Beranda Viral Perlu Ekskavasi Untuk Mengetahui Bentuk Candi di Kelurahan Gedog Kota Blitar

Perlu Ekskavasi Untuk Mengetahui Bentuk Candi di Kelurahan Gedog Kota Blitar

BERBAGI
tim BPCB Trowulan, Mojokerto melakukan tinjauan awal penemuan kepala kala di lahan jagung milik warga Kota Blitar. (foto:ana alana)

AGTVnews.com – Adanya temuan fragmen candi dan kepala kala di lingkungan gedog Kelurahan Gedog Kota Blitar perlu dilakukan ekskavasi lanjutan. Ekskavasi ini untuk mengetahui bentuk bangunan candi sebenarnya.

Dari tinjauan awal tim BPCB Trowulan, Mojokerto, mengindikasi jika batu bata kuno dan batu kepala kala di Kelurahan Gedog, Kota Blitar merupakan bangunan candi yang cukup besar. Namun belum bisa dipastikan bentuk bangunan candi tersebut.

Wicaksono Dwi Nugroho, Arkeolog BPCB Trowulan mengatakan, berdasarkan penemuan beberapa benda di lokasi tempat tersebut merupakan kompleks bangunan candi. Benda yang ditemukan di lokasi, yaitu, struktur batu bata, batu andesit, dan arca kepala kala.

“Arca kala itu sebagai pusat candi sementara susunan batu bata di selatan dan barat itu merupakan komponen candi,” ungkap Wicaksono, Jumat (6/9/2019).

|video rekomendasi untuk anda:

 

Usai melakukan observasi tim langsung melaporkan ke pimpinan dan menunggu rekomendasi untuk dilakukan ekskavasi. Selain itu, BPCB juga harus berkoordinasi dengan Pemkot Blitar sebab, sebagian lahan yang diduga menjadi lokasi kompleks bangunan candi masih milik warga.

| Baca Juga:  Ekskavasi Candi Gedog Temukan Struktur Pondasi

“Untuk melakukan ekskavasi tentunya harus ada izin dari pemilik lahan. Kami perlu koordinasi dengan camat maupun Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Blitar sebelum melakukan ekskavasi,” imbuhnya.

Sementara Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Blitar, Tri Iman Prasetyono mengatakan, kalau sudah dipastikan ada konstruksi besar situs candi di lokasi seperti yang diasumsikan oleh Tim BPCB, dia akan mengusulkan untuk dilakukan pembebasan sebagian lahan yang terdapat bangunan candi.

“Kalau sudah pasti soal konstruksi situs candi, kami akan mengusulkan untuk dilakukan pembebasan sebagian lahan milik warga di lokasi. Karena untuk memberikan kepastian soal temuan itu memang harus dilakukan ekskavasi,” pungkasnya.(*)

Reporter: Ana Alana
Editor: Linda Kusuma

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here