Beranda Hukum Kriminal Tersangka dan Berkas Perkara Kasus Penghinaan Jokowi Dilimpahkan ke Kejari Blitar

Tersangka dan Berkas Perkara Kasus Penghinaan Jokowi Dilimpahkan ke Kejari Blitar

BERBAGI
tersangka kasus penghinaan Jokowi dilimpahkan ke Kejari Blitar. (foto: ana alana)

AGTVnews.com – Tersangka kasus pelanggaran undang-undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE), Ida Fitri (44 tahun) diserahkan ke Kejaksaan Negeri Blitar. Ida diserahkan ke Kejari Blitar beserta barang bukti dan berkas perkara yang membelitnya, Kamis (12/9/2019).

Kasatreskrim Polres Blitar Kota, AKP Heri Sugiono membenarkan pelimpahan berkas tersebut. “Benar hari ini kita melimpahkan tersangka beserta barang bukti dan berkas perkara Ida Fitri ke kejaksaan negeri Blitar,” ungkap Heri.

Ida Fitri nampak berada di Kejari Blitar didampingi sejumlah orang dengan mengenakan stelan baju dan jilbab serba hitam.

| Baca Juga:  Presiden Jokowi Kurban Sapi 1,1 Ton di Surabaya

“Berkasnya dinyatakan lengkap oleh penyidik Satreskrim Polres Blitar Kota. Lalu dilimpahkan ke kami,” ungkap Kasi Pidana Umum Kejari Blitar Supomo

|video rekomendasi untuk anda:

 

Selanjutnya berkas akan diteliti oleh jaksa penuntut umum. Sementara tersangka akan ditahan di Lapas Kelas II B Blitar selama 20 hari kedepan. Setelah selesai, jaksa akan menyerahkan perkara itu ke Pengadilan Negeri (PN) Blitar untuk segera disidangkan.

“Kami akan melakukan penahanan selama 20 hari kedepan. Setelah selesai akan langsung dilimpahkan ke pengadilan,” imbuhnya.

| Baca Juga:  Kembali ke Kota Blitar, KPK Periksa Rumah Dinas Walikota

Sebelumnya polisi menetapkan Ida Fitri (44 tahun) warga Desa Kalipucung Kecamatan Sanankulon Blitar sebagai tersangka. Ida merupakan pemilik akun facebook Aida Konveksi yang mengunggah foto Jokowi mirip mumi.

Foto tersebut kemudian diberi keterangan “The new Firaun….”,. Tak hanya itu akun tersebut juga menggunggah sebuah foto seorang hakim yang diedit menjadi berkepala anjing. Unggahan itu diberi keterangan iblis berwajah anjing.(*)

Reporter: Ana Alana
Editor: Linda Kusuma