Beranda Hukum Kriminal Sekap Suami Istri, 2 Rampok di Blitar Rupanya Gunakan Senpi Mainan

Sekap Suami Istri, 2 Rampok di Blitar Rupanya Gunakan Senpi Mainan

BERBAGI
Pelaku perampokan Arif Dian Anjas dan Eko Heri Safaat terpaksa dilumpuhkan dengan tembakan di kaki. (foto: ana alana)

AGTVnews.com – Dua perampok yang beraksi di siang bolong menguras harta milik suami istri warga Dusun Karanganyar Desa Gembongan Kecamatan Ponggok Kabupaten Blitar.

Sejumlah harta benda milik suami istri Rofii (57 tahun) dan Listichar (53 tahun) berhasil dibawa kabur. Diantaranya 4 buah kartu ATM, uang tunai Rp.2,5 juta dan perhiasan emas.

Aksi perampokan ini terbilang nekat, sebab selain dilakukan di siang bolong, juga tanpa ragu menguras uang tabungan di bank melalui ATM.

Kapolres Blitar Kota AKBP Adewira Negara Siregar mengatakan, pelaku bisa dengan mudah diidentifikasi karena nekat menguras isi ATM milik korban.

| simak video berita terkait:

“Pelaku ini bisa kita identifikasi karena langsung menguras uang di ATM yang kartunya sudah dikuasai. Kita bisa lihat detail wajahnya dari cctv di mesin ATM,” kata Kapolres Blitar, Jumat (4/10/2019).

Kedua pelaku yakni Arif Dian Anjas (37 tahun) warga Desa Deyeng Kecamatan Ringinrejo Kabupaten Kediri dan Eko Heri Safaat (29 tahun) warga Desa Besuki Kecamatan Udanawu Kabupaten Blitar.

Pelaku Arif Dian Anjas diketahui seorang residivis kasus pembunuhan di Kalimantan. Dia baru keluar dari penjara setahun lalu setelah menjalani hukuman selama delapan tahun.

| Baca Juga:  Terparkir 2 Hari, Mobil Tak Bertuan Diamankan Polisi

“Kedua pelaku berhasil diamankan kurang dari 12 jam setelah korban melapor ke polisi. Polisi harus melumpuhkan kaki kedua pelaku karena sempat mencoba melawan petugas,” pungkasnya.

Kronologis Perampokan

Aksi perampokan berawal saat korban Listichar yang baru saja pulang mengajar masuk ke dalam rumah untuk mencari suaminya.

Saat masuk, tiba-tiba didekap orang yang menggunakan penutup wajah. Listichar kemudian dibawa ke dalam kamar. Di dalam kamar tersebut korban melihat suaminya sudah dalam keadaan terikat tali sementara mata dan mulutnya ditutup menggunakan lakban.

Keduanya sempat diancam dan disekap berjam-jam oleh pelaku yang berjumlah dua orang. Peristiwa perampokan ini dialami keduanya pada Rabu (2/10/2019) sekitar pukul 14.30 wib.

Usai menguasai harta, pelaku meninggalkan rumah korban. Namun sebelum pergi pelaku sempat melakukan pemukulan terhadap Rofi’i. Pelaku juga mengancam korban dengan menunjukan sebuah senjata api dan mengatakan agar korban tak lapor polisi. Belakangan diketahui senjata api yang digunakan ternyata cuma mainan.(*)

Reporter: Ana Alana
Editor : Yusuf Saputro

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here