Beranda Hukum Kriminal 5 Pelaku Suap Pilkades Diamankan Satgas Anti Botoh Polres Kediri Kota

5 Pelaku Suap Pilkades Diamankan Satgas Anti Botoh Polres Kediri Kota

BERBAGI
Kapolres Kediri Kota AKBP Miko Indriyana dan kelima pelaku suap Pilkades. (foto:ducan ananta)

AGTVnews.com, Kediri – Sebanyak lima pelaku suap gelaran pilkades serentak di Kabupaten Kediri diamnakan oleh Satgas anti money politik dan anti botoh Polres Kediri Kota.

Kelima pria ini merupakan pelaku yang membagi-bagikan uang di Desa Sidomulyo, Kecamatan Semen dan Desa Kaliboto, Kecamatan Tarokan.

Tiga pelaku di Desa Sidomulyo berinisial S, H dan I merupakan warga Desa Sidomulyo Kecamatan Semen Kabupaten Kediri. Sedangkan dua pelaku di Desa Kaliboto berinisial SIN dan JMN.

Selain mengamankan para pelaku, polisi juga menyita barang bukti berupa uang pecahan Rp 100.000 serta lembaran daftar list identitas nama warga penerima uang. Warga penerima uang ini diarahkan untuk mencoblos salah satu calon kepala desa.

Kapolres Kediri Kota, AKBP Miko Indrayana mengaku, 3 orang pelaku penyuapan pertama kali ditangkap di Desa Sidomulyo Kecamatan Semen. Modus operandinya, ketiga tersangka ini membagikan amplop berisi uang Rp. 100.000 kepada calon pemilih di desa setempat.

| Baca Juga:  Polisi,TNI,Satpol PP di Kediri Beradu Ketrampilan, Siapa Yang Menang Ya ?

Total jumlah amplop yang disita sebanyak 205 lembar. Dalam pengakuannya kepada petugas, mereka bertiga memberikan uang kepada calon pemilih atas inisiatifnya sendiri tanpa suruhan calon.

“Ini adalah amplop yang berisi uang nominal seratus ribu, telah diserahkan kepada calon pemilih di Desa Sidomulyo Kecamatan Semen. Yang bersangkutan memberi imbalan uang ini. apabila pemilih akan memilih calon yang dipilih oleh tersangka itu,” Kata AKBP Miko, Rabu (30/10/2019).

Pasal yang disangkakan kepada tiga pelaku yakni Pasal 149 ayat 1 Junto pasal 55 KUHP tentang suap.

Sementara itu, untuk TKP yang berbeda di Desa Kaliboto Kecamatan Tarokan, polisi menangkap dua orang pelaku dalam perkara yang hampir sama, namun modus yang digunakan berbeda.

| Baca Juga:  Ribuan Botol Miras dan Narkoba Dimusnahkan

Modus yang digunakan pelaku yakni memberikan kupon kepada calon pemilih dengan tanda angka nomer urut calon Kepala Desa. Ketika kupon ini diberikan, dua orang pelaku tersebut berjanji akan memberikan 10 kilo gram beras.

Jatah 10 kilogram beras ini diberikan ketika pemilih selesai mencoblos. Dua tersangka ini adalah SIN dan JMN warga Desa Kaliboto, Kecamatan Tarokan. Pasal yang dikenakan terhadap dua tersangka yakni Pasal 53 ayat 1 KUHP Junto pasal 55.

“Karena ancaman hukumanya sembilan bulan, dibawah 5 tahun pihak penyidik tidak melakukan penahanan terhadap sejumlah tersangka,” tambah AKBP Miko.

Meski demikian, Polres Kediri Kota memastikan proses penyidikan tetap terus berjalan hingga persidangan nanti. Saat ini tersangka dikenakan wajib lapor ke Mapolres Kediri Kota.

Reporter: Ducan Ananta
Editor: Linda Kusuma

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here