Beranda Peristiwa BI Kediri Ajak Media Intip Pembuatan Uang Rupiah

BI Kediri Ajak Media Intip Pembuatan Uang Rupiah

BERBAGI
Gerbang masuk Perum PERURI yang dijaga ketat oleh penjaga karena merupakan objek vital nasional.(foto:ducan ananta)

AGTVnews.com – Mengintip proses pembuatan uang Rupiah, Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Kediri mengajak puluhan awak media di Kediri untuk melihat proses pembuatan uang Rupiah di Perusahaan Umum PERURI, Karawang, Jawa Barat.

Para awak media ini mendapat kesempatan untuk melihat langsung proses tahapan pembuatan uang Rupiah. Pembuatan tersebut mulai dari pembuatan film cetak, pencetakan hingga pemotongan dan pengepakan. Semua proses ini dilakukan di pabrik yang berdiri di lahan seluas 202 hektar tersebut.

Divisi Humas KPw BI Kediri, Sonhaji mengatakan, kegiatan tersebut bertujuan untuk mengedukasi serta menyebarluaskan informasi bagaimana cara percetakan uang rupiah ke masyarakat.

“Kita ingin kenalkan pada awak media bahwa Perum PERURI ini adalah perusahaan satu-satunya pencetakan uang. Setelah ini kita harap media bisa memberikan informasi kepada masyarakat luas,” ujarnya, Jumat (4/10/2019).

Divisi Humas KPw BI Kediri, Sonhaji memberikan cinderamata pada perwakilan biro komunikasi PERURI.(foto:ducan ananta)

Saat masuk di lokasi para awak media pertama ditunjukan koleksi uang kertas mulai dari awal cetak hingga uang yang digunakan saat ini.

Sementara pada lantai dua, para awak media diperlihatkan sejumlah mesin pembuatan pelat pencetakan uang Rupiah. Pada bagian ini, mesin-mesin pencetak pelat lebih mendominasi dibandingkan pekerja manusia.

Kepala Departemen Pencetakan Uang PERURI, Martha Hendra Wijaya mengatakan, perum PERURI tidak hanya mencetak uang Rupiah saja namun juga mencetak beberapa uang untuk negara lain.

“Kita juga mengadopsi teknologi pencetakan dari luar negeri. Mesin ini tidak hanya digunakan mencetak uang rupiah saja tapi juga kita dipercaya mencetak uang dari Nepal, Srilangka dan Filipina,” kata Martha Hendra Wijaya.

| Baca Juga:  Sumur Ambles Capai 123 Unit, Ratusan Lainnya Sudah Terancam

Proses Pembuatan Uang

Proses pembuatan uang pada tahap cetak awal, proses pembuatan hanya didominasi oleh mesin-mesin dengan ukuran besar. Setelah itu, uang akan masuk pada proses intaglio atau proses pencetakan kembali untuk bagian depan dan juga bagian belakang.

Setelah melewati proses tersebut, uang akan masuk pada proses pemberian nomor seri yang telah disiapkan oleh Bank Indonesia. Selanjutnya, uang yang telah memiliki nomor seri akan diperiksa oleh pegawai secara manual.

Pada proses ini, uang akan disortir satu-satu untuk dilihat ada yang cacat atau tidak. Jika ada yang cacat, maka pegawai tidak segan mencoret uang tersebut sehingga uang menjadi tidak berharga.

“Kalau ada yang sobek atau rusak warnanya kurang itu akan dicoret dan disortir. Kita juga akan membuat surat laporan,” imbuhnya.

Bagi uang yang telah sempurna, maka masuk dalam proses pemotongan sekaligus pengemasan. Setelah itu, uang baru dikirim ke Bank Indonesia untuk disebarkan ke masyarakat.

Tidak semua warga masyarakat diperbolehkan untuk melihat langsung proses pencetakan uang kertas Rupiah ini. Sistem keamanan pabrik dibuat sangat ketat dengan banyak gerbang yang dijaga petugas keamanan.

Bagi pengunjung yang mendapat kesempatan melihat langsung proses pembuatan uang ini, tidak diizinkan untuk membawa seluruh barang bawaannya. Sejumlah barang seperti tas, barang elektronik, dompet, hingga uang wajib dimasukan loker.(*)

Reporter: Ducan Ananta
Editor: Linda Kusuma

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here