Beranda Hukum Kriminal Dinyatakan Tak Bersalah, Pecinta Hewan Tetap Minta Peminum Ciu Kucing Dihukum

Dinyatakan Tak Bersalah, Pecinta Hewan Tetap Minta Peminum Ciu Kucing Dihukum

BERBAGI
komunitas pecinta hewan melaporkan pemilik akun @Azzam_cancel atas unggahannya.(foto:firmanto imansyah)

AGTVnews.com – Unggahan akun @Azzam_cancel pada insta storynya terus menuai reaksi. Meski pihak kepolisian menyatakan tidak ada tindak pidana, namun sejumlah komunitas pecinta binatang tetap meminta hukuman bagi Ahmad Azam (24 tahun) pemilik akun.

Para anggota komunitas pecinta kucing ini terus melakukan aksi solidaritas dengan mendatangi Mapolres Tulungagung dan melaporkan pemilik akun @azzam_cancel.

Menurut koordinator pecinta kucing, Bayu Gilang, dirinya bersama dengan komunitas kucing dari Yogyakarta, Kediri dan Tulungagung prihatin dan marah atas apa yang dilakukan oleh Ahmad Azam.

“Dalam video yang viral itu jelas bentuk penyiksaan terhadap kucing dan itu membuat kami marah,”ucapnya, Sabtu (19/10/2019).

| Baca Juga:  Setelah Koma, Korban Miras Oplosan Akhirnya Tewas

Bayu menilai ada kejanggalan dalam hasil investigasi pihak kepolisian. Salah satunya penuturan Ahmad Azam yang mencoba menyelamatkan kucing tersebut karena keracunan tikus yang mati terkena racun.

Menurutnya kucing jenis persia seperti yang nampak dalam video tersebut tidak asal makan seperti kucing lainnya.

“Kucing Persia yang nampak pada video itu tidak sama dengan kucing kebanyakan. Sehingga potensi makan tikus itu sangat tidak mungkin. Meski bukan kucing yang dirawat sekalipun, kucing persia tidak tertarik untuk memakan tikus, apalagi tikus sembarangan yang mati,” ujarnya.

Bayu menyayangkan aksi Azzam yang justru memberi air kelapa, dan tidak membawa ke dokter hewan. “Kalau hendak menolong, kenapa tidak dibawa ke dokter hewan. Saya tahu di Tulungagung sudah banyak dokter hewan yang membuka praktek,” sesalnya.

| Baca Juga:  Terjatuh Dari Atap Plafon, Pekerja Bangunan Ini Akhirnya Tewas

Ditambahkan Bayu, pihaknya akan mengunakan jasa pengacara untuk mengawal kasus yang saat ini telah dilaporkan kepada pihak polisi tersebut.

Bahkan dirinya telah mempersiapkan sejumlah pasal, diantaranya pasal-pasal dalam Undang-Undang ITE, karena postingan Ahmad Azaam menimbulkan keresahan terutama bagi masyarakat pecinta kucing.

“Kita berharap ada efek jera yang diberikan oleh polisi ke pelaku dan tidak cukup hanya meminta maaf saja,”pungkasnya.(*)

Reporter: Firmanto Imasnyah
Editor: Linda Kusuma

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here