Beranda Hukum Kriminal Heboh Pencurian dan Perampasan Uang di Blitar Tak Dilaporkan ke Polisi

Heboh Pencurian dan Perampasan Uang di Blitar Tak Dilaporkan ke Polisi

BERBAGI
AKP Sodik Efendi, Kasat Reskrim Polres Blitar. (foto: ana alana)

AGTVnews.com – Dua tindak kriminal menghebohkan warganet di Blitar setelah rekaman kamera pengintai diunggah sendiri oleh para korbannya. Kasus tersebut mendapat respon beragam dari warganet khususnya jejaring Facebook.

Dua kasus tersebut yakni pencurian gabah milik Samsiati warga Dawuhan Kademangan. Pelaku yang terdiri dari dua orang terekam CCTV milik tetangga korban.

Rekaman CCTV inilah yang kemudian di unggah ke medsos. Pelaku membawa kabur delapan karung gabah basah. Kedua pelaku terekam beberapa kali bolak-balik mengangkut gabah hasil curian.

Sedangkan kasus kedua adalah perampasan yang terjadi di Desa Jatinom Kecamatan Kanigoro. Menurut keterangan korban yang enggan disebutkan identitasnya, pelaku berjumlah lima orang merampas uang sekitar Rp350 ribu.

| Baca Juga:  Mobil Juragan Kambing Dibobol Maling, 40 Juta Raib

Sayangnya, dua kasus kriminal yang heboh ini justru tidak dilaporkan oleh para korbannya ke polisi. Mereka memilih memviralkan kejadian tersebut ke dunia maya.

Kasat Reskrim Polres Blitar AKP Sodik Efendi mengatakan, meski tidak menerima laporan, polisi tidak tinggal diam menanggapi unggahan para korban kejahatan ini. Polisi langsung melakukan upaya jemput bola mendatangi para korban untuk mengklarifikasi kebenaran informasi yang telah disebarkan.

“Dari postingan di facebook, polisi langsung melakukan kroscek dan mendatangi korban yang sebelumnya tidak melaporkan kejadian ini ke pihak kepolisian,” kata Sodik, Selasa (29/10/2019).

| Baca Juga:  Ini Pelaku Pembacokan Dewi, Ternyata Bocah Dibawah Umur

Kepada masyarakat, pihak kepolisian mengimbau apabila menjadi korban kejahatan untuk segera lapor polisi. Sehingga kepolisian bisa segera melakukan penyelidikan lebih lanjut.

“Apabila muncul di sosmed sebelum dilaporkan ke polisi justru akan menyulitkan proses penyelidikan. Karena tidak menutup kemungkinan pelaku juga bermain sosmed, begitu mengetahui ada postingan terkait perbuatanya tentu pelaku akan dengan mudah menghilangkan bukti kejahatanya,” pungkasnya.(*)

Reporter: Ana Alana
Editor : Yusuf Saputro

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here