Beranda Pemerintahan Kanal Mata-mata Medsos PNS Ternyata Hoax

Kanal Mata-mata Medsos PNS Ternyata Hoax

BERBAGI

AGTVnews.com – Kementerian Komunikasi dan Informatika dikabarkan memiliki kanal baru. Dalam kanal tersebut masyarakat bisa melaporkan temuan akun media sosial milik PNS yang mengunggah atau membagikan hal hal yang bertentangan dengan nasionalisme.

Informasi ini ramai beredar melalui sejumlah pengumuman di media sosial. Bahkan menyebar dalam grup-grup percakapan masyarakat umum maupun grup terbatas PNS.

Dikonfirmasi terkait hal tersebut Kepala Diskominfo Kabupaten Tulungagung, Tranggono Dibjoharsono mengatakan, pihaknya sudah mendengar kabar tersebut dan langsung menginformasikan pengumuman tersebut kepada Kemenkominfo.

“Saya juga dapat kabar kemudian langsung saya konfirmasi ke Kementrian. Hasilnya itu tidak benar dan langsung dibalas kalau itu disinformasi,” terangnya, Rabu (16/10/2019).

Tranggono menyebut, salah satu indikasi ketidakbenaran informasi tersebut bisa dilihat dari adanya pencantuman divisi IT yang bisa menerima laporan tersebut. Padahal Kemenkominfo tidak memiliki divisi tersebut.

| Baca Juga:  ASN Bisa Hadiri Kampanye Paslon, Asal...

“Informasi yang saya dapat, divisi IT itu ndak ada di kemenkominfo, makanya ini jelas tidak benar,” ujarnya.

Pihaknya mengakui tidak bijaknya ASN dalam bermedos dan mengunggah status ataupun membagi-bagikan status yang provokatif, sering ditemui di daerah lain. Sedangkan di Kabupaten Tulungagung sendiri pihaknya belum menemukan dan belum pernah menerima laporan seperti itu.

“Sampai saat ini laporan belum ada, saya nemuin sendiri juga belum pernah. Tapi kalau contoh-contoh di daerah lain itu memang ada,” tegasnya.

Tranggono menyebut, jika nanti pihaknya menerima laporan seperti yang dimaksud maka pihaknya akan melaporkannya kepada jajaran pejabat lebih tinggi. Sedangkan untuk akun pengunggahnya, pihaknya tidak memiliki kewenangan untuk menonaktifkannya.(*)

Reporter: Firmanto Imansyah
Editor : Linda Kusuma

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here