Beranda Pemerintahan Kemarau Panjang 9 Desa di Tulungagung Alami Kekeringan Parah

Kemarau Panjang 9 Desa di Tulungagung Alami Kekeringan Parah

BERBAGI
Kepala BPBD Tulungagung, Soeroto. (foto: firmanto imansyah)

AGTVnews.com – Sedikitnya 9 desa di kabupaten Tulungagung mengalami kekeringan parah sejak bulan Juli 2019 lalu. Selama 4 bulan terakhir warga hanya memanfaatkan sumber air desa yang juga mulai mengering.

Data yang dimiliki Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tulungagung kekeringan melanda 9 desa di 4 kecamatan. Yakni Desa Kalidawir, Karangtalun, Banyuurip, Winong di kecamatan Kalidawir. Kemudian Desa Besuki di kecamatan Besuki, Desa Tenggarrejo, Kresikan dan Pakisrejo di kecamatan Tanggungunung serta desa Kradinan di kecamatan Pagerwojo.

Kepala BPBD Tulungagung, Soeroto mengatakan, sejak bulan Juli yang lalu sampai sekarang ini pihaknya setiap hari mengirimkan 96 ribu liter air bersih tiap hari untuk warga di desa-desa tersebut secara bergiliran.

| Baca Juga:  Ratusan Hektar Sawah di Tulungagung Terancam Puso, Petani Rugi Ratusan Juta

| simak video berita terkait:

“Satu tanki itu isinya 8 ribu liter, kita punya 2 tanki dan sehari bisa melayani 6 rit pengiriman air bersih,” ujarnya, Rabu (9/10/2019).

Meski kekeringan ini menyerang 9 desa, namun Soeroto mengaku kondisi ini masih lebih baik dibandingkan tahun sebelumnya. “Alhamdulillah, tahun ini tak separah tahun kemarin, ya memang ada penurunan jumlah air tapi masih bisa dimanfaatkan warga,” terangnya.

Soeroto menambahkan pada bulan November mendatang diprediksi sudah memasuki musim penghujan, sehingga potensi desa yang mengalami kekeringan bisa diminimalkan. Namun jika tak ada perubahan maka pihaknya tetap siap memberikan penyaluran air bersih kepada warga yang memerlukan.

| Baca Juga:  Satu Hektar Hutan Jati di Nganjuk Terbakar Diduga Ulah Pemburu Liar

Soeroto menegaskan anggaran yang disediakan negara untuk masalah kekeringan tidak terbatas. Artinya berapapun kebutuhan air yang dikirim ke lokasi kekeringan, tetap bisa dipenuhi oleh pemerintah. “Anggaranya berapa saja yang diperlukan, pokoknya ada permintaan akan kita layani,” pungkasnya.(*)

Reporter: Firmanto Imansyah
Editor: Linda Kusuma

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here