Beranda Peristiwa Ketakutan Terjaring Razia, Pelajar di Tulungagung Kabur Tinggalkan Motor di Warkop

Ketakutan Terjaring Razia, Pelajar di Tulungagung Kabur Tinggalkan Motor di Warkop

BERBAGI
pelajar yang tercyduk petugas, tengah nongkrong di warkop.(foto:firmanto imansyah)

AGTVnews.com – Ketakutan terjaring razia, sejumlah pelajar di Tulungagung yang tengah nongkrong di warung kopi (warkop) kabur dan meninggalkan motor mereka begitu saja.

Razia ketertiban pelajar tersebut digelar Satpol PP Tulungagung bersama dengan Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Tulungagung di sejumlah warung kopi di wilayah Tulungagung, Kauman, Gondang dan beberapa lokasi lainnya, Rabu (2/10/2019).

Kasi Informasi dan Publikasi Satpol PP Tulungagung, A Nindya Putra mengatakan hasilnya dari beberapa lokasi yang dirazia ditemukan 4 pelajar setingkat SMA yang nongkrong di warung kopi saat jam pelajaran berlangsung.

2 pelajar dari SMU yang ada di Kabupaten kediri, sedangkan 2 pelajar lainnya melarikan diri dan hanya meninggalkan sepeda motornya yang kini diamankan petugas di Markas Satpol PP Tulungagung.

|video rekomendasi untuk anda:

 

“Untuk yang kabur, sepeda motornya kita amankan dan nanti orangtuanya bisa mengambil di Markas Satpol PP,” ujarnya.

| Baca Juga:  Debat Terakhir, Visi Misi Paslon Jangan Hanya Jadi Pemanis Bibir

A Nindya menjelaskan, 2 pelajar SMU dari kabupaten Kediri tersebut sebenarnya sudah pulang sekolah, namun tidak langsung pulang. Mereka memilih menghabiskan waktu untuk bermain billyard di salah satu warung kopi.

“Kita lakukan pembinaan ditempat terus kita minta yang bersangkutan untuk pulang dan ganti seragam, karena keduanya memang sudah pulang sekolah,” terangnya.

Sementara itu kabid SMP Dinas Pendidikan, Syaifudin Zuhri mengatakan razia ini dilakukan untuk memastikan kedisiplinan pelajar saat jam pelajaran berlangsung. Berdasarkan data yang dimilikinya, tahun kemarin pada giat serupa, pihaknya menemukan 6 pelajar terjaring razia di wilayah Ngunut, sebagian merupakan pelajar asal Tulungagung dan sisanya dari Blitar.

“Data kita tahun kemarin ada 6 pelajar yang terjaring razia, tahun ini semoga lebih baik,” ungkapnya.(*)

Reporter:Firmanto Imansyah
Editor: Linda Kusuma

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here