Beranda Pemerintahan Pasar Setono Betek Kota Kediri Jadi Sepi, Ini Alasan Pengelola

Pasar Setono Betek Kota Kediri Jadi Sepi, Ini Alasan Pengelola

BERBAGI
Pasar Setono Betek Kota Kediri saat diresmikan pada 18 Oktober 2018 silam. (foto: doc)

AGTVnews.com – Pasar tradisional Setono Betek di Jalan Patimura Kota Kediri malah menjadi sepi pasca dipercantik. Kondisi ini bertolak belakang dari rencana awal renovasi yang bertujuan memperluas dan mempercantik agar pembeli makin ramai.

Perusahaan Daerah (PD) Pasar Kota Kediri, sebagai pengelola Pasar Setono Betek mempunyai alasan sepinya pembeli di pasar tradisional terbesar di Kota Kediri tersebut.

Direktur PD Pasar Kota Kediri, M Ihwan Yusuf mengungkapkan, banyak persoalan yang harus diselesaikan agar pasar Setono Betek dapat berfungsi sesuai rencana awal. Salah satunya penyelesaian pada pembagian kios los pedagang.

“Jadi kita harus flash back apa masalahnya. Pembangunan pasar ini ada dua lantai. Saat ini kondisinya pedagang tidak mau menempati sesuai arahan yang seharusnya,” ujarnya saat dikonfirmasi di ruang kerjanya, Senin (28/10/2019).

M Ihwan Yusuf. Kepala PD Pasar Kota Kediri. (foto: ducan ananta)

Ihwan mengakui, masalah tersebut masih menjadi persoalan serius. Sesuai desain awal, lantai atas harusnya difungsikan untuk pedagang konveksi dan lantai bawah untuk pedagang basah. Namun faktanya saat pembagian kios, banyak pedagang enggan menempati pembagian tersebut.

| Baca Juga:  Pemkot Kediri Ubah Pasar Kumuh Jadi Pasar Blok Bersih

Hingga akhirnya beberapa pedagang konveksi memaksa berjualan di lantai bawah dan pedagang basah lebih memilih tidak membuka dagangannya.

“Kita blak-blakan saja sebab pasar itu akan ramai jika pedagang basah hidup, maka pasar akan ramai. Jadi jika pengen ramai maka Pasar Setono Betek harus difungsikan sesuai rencana awal dulu,” jelasnya.

Sejak diresmikan 2 tahun lalu, dari 424 los ada sekitar 120 kios los yang sampai saat ini belum difungsikan. Kepada pedagang yang bandel ini, PD Pasar sudh memberikan surat peringatan.

“Kita sudah berikan surat peringatan kedua bagi 120 pedagang pada Oktober ini. Sebab sesuai aturan pedagang yang tidak aktif selama 6 bulan maka wajib dicoret,” pungkasnya.(*)

Reporter: Ducan Ananta
Editor : Yusuf Saputro

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here