Beranda Pemerintahan Puluhan Calon Kades Petahana di Blitar Tumbang Dalam Pilkades Serentak 2019

Puluhan Calon Kades Petahana di Blitar Tumbang Dalam Pilkades Serentak 2019

BERBAGI
Kepala Bagian Tata Pemerintahan Kabupaten Blitar, Bambang Dwi Purwanto. (foto:ana alana)

AGTVnews.com – Pernah menjabat sebelumnya sebagai kepala desa, tidak lantas ‘mulus’ bisa dipilih kembali. Dari pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak Kabupaten Blitar ternyata puluhan Calon Kades Petahana kalah dari pesaingnya.

Data dari Dukungan Elemen Satuan Kinerja (DESK) Pemilihan Kepala Desa Kabupaten Blitar mencatat dari 136 calon petahana hanya 78 yang kembali mendapatkan kepercayaan dari masyarakat. Sementara 58 sisanya, gugur atau tak terpilih lagi.

Menurut Kepala Bagian Tata Pemerintahan Kabupaten Blitar, Bambang Dwi Purwanto,  tidak semua calon yang pernah menjabat, terpilih kembali jadi kepala desa.

“Pada Pilkades kali ini ada 136 petahana yang kembali mencalonkan diri. Namun dari jumlah itu, hanya 78 yang terpilih kembali. Sisanya sebanyak 58 calon tidak terpilih kembali. Jadi mayoritas Kades terpilih adalah calon baru yang sebelumnya belum pernah mendaftar menjadi calon Kades, jumlahnya 109 orang,” ungkap Bambang, Kamis (25/10/2019).

| Baca Juga:  Tawuran di Karnaval Blitar Minuman Keras Jadi Pemicunya

Meski banyak calon petahana yang tidak terpilih, Bambang mengatakan hingga kini tidak ada pengaduan secara tertulis terkait permasalahan di lapangan selama pelaksanaan Pilkades serentak. Sesuai mekanisme, panitia memberikan waktu selama tiga hari setelah pelaksanaan Pilkades untuk mengajukan pengaduan tertulis.

“Apabila ada masalah, panitia akan memberikan waktu tiga hari untuk membuat pengaduan tertulis. Waktu yang kami berikan diantaranya tiga hari pasca pemungutan suara. Yakni 16-18 Oktober 2019,” tutur Bambang.

Untuk diketahui ada 167 desa yang tersebar di 22 kecamatan melaksanakan Pilkades serentak 2019. Dari 167 desa itu ada 518 calon kades yang ikut bertarung. Dengan rincian 472 calon laki-laki dan 46 calon perempuan. (*)

Reporter: Ana Alana
Editor: Linda Kusuma

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here