Beranda Peristiwa Puluhan Paket Benih Tanpa Izin Dimusnahkan di Kantor Pos Kediri

Puluhan Paket Benih Tanpa Izin Dimusnahkan di Kantor Pos Kediri

BERBAGI
paket benih dari luar negeri yang dimusnahkan BBPK Surabaya di kantor Pos Kediri.(foto:ducan ananta)

AGTVnews.com – Sebanyak 59 paket benih tanaman tanpa dokumen dimusnahkan Balai Besar Karantina Pertanian (BBPK) Surabaya. Pemusnahan ini dilakukan di Kantor Pos Kota Kediri, Jumat (18/10/2019).

Kepala BBKP Surabaya, Musyaffak Fauzi mengatakan, pemusnahan tersebut merupakan hasil sitaan balai karantina Kantor Pos Kediri dari para pemilik barang yang tidak bisa melengkapi dokumen yang dipersyaratkan.

Sitaan tersebut merupakan barang dari jual beli online luar negeri yang masuk ke Indonesia.

“Ada 59 paket seberat 67,96 kg. Paket-paket tersebut berisi berbagai macam benih tanaman hias, tanaman perkebunan, sayuran dan buah, umbi ginseng, bawang putih, lada, jamur, dan kurma dari berbagai negara yang tidak dilengkapi sertifikat kesehatan,” ujarnya.

|video rekomendasi untuk anda:

 

Musyyafak menambahkan, jumlah puluhan barang ilegal tersebut merupakan barang sitaan selama periode Juni – September 2019 melalui Kantor Pos Besar Kediri.

Musyaffak menyebut, kewajiban pemilik untuk dapat memiliki barang berupa benih tersebut yakni menyiapkan dokumen diantaranya Surat Ijin Pemasukan (SIP) dari Kementerian Pertanian untuk benih dan sertifikat kesehatan/phytosanitarry Certifikate (PC) dari negara asal.

| Baca Juga:  Pastikan Aman, Wawali Kunjungi Perayaan Natal Kota Kediri

“Jika tidak ada dokumen yang dipersyaratkan seperti sertifikat kesehatan, maka berarti tidak ada jaminan dari negara pengirim. Jadi benih ini kita tidak tahu yang dikirim sehat atau bebas dari penyakit,” jelasnya.

Kendati hanya berjumlah belasan kilogram dan nilai ekonominya tidak terlalu tinggi, risiko penyebaran penyakit tumbuhan melalui benih sangatlah tinggi.

“Penyakit tumbuhan ini tidak bisa langsung ketahuan. Sebab bisa jadi setelah 5 tahun baru ketahuan penyebaran penyakitnya, jadi sangat membahayakan,” imbuh Musyyafak.

Puluhan kilogram benih tersebut dimusnahkan dengan cara dibakar. Benih tersebut merupakan barang kiriman dari 16 negara seperti Perancis, Hongkong, Korea, Rumania, Malaysia, Saudi Arabia, Thailand, Taiwan, Amerika Serikat, Belanda, India, Inggris, Jepang, China.

Pemusnahan tersebut disaksikan oleh Kepala KPP Bea Cukai Kediri, Kepala Kantor Pos Kediri, BKSDA Kediri, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten/Kota Kediri, dan pemilik barang/kuasanya.(*)

Reporter:Ducan Ananta
Editor: Linda Kusuma

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here