Beranda Hukum Kriminal Rampas HP, Polisi Gadungan Dibekuk Polisi Beneran

Rampas HP, Polisi Gadungan Dibekuk Polisi Beneran

BERBAGI
pelaku dan motor yang digunakannya untuk beraksi sebagai polisi gadungan.(foto:ana alana)

AGTVnews.com – Muhamad Nizam (37 tahun ) warga Pare Kediri diamankan polisi usai melakukan aksi perampasan HP di Jalan Kapuas, Kecamatan Kepanjen Kidul Kota Blitar. Untuk menakut-nakuti korban, Nizam yang baru bebas dari Lapas Madiun untuk kasus yang sama ini mengaku sebagai polisi.

Waka Polres Blitar Kota Kompol Nur Halim mengatakan, saat beraksi Nizam menggunakan jaket hitam serta motor Honda CBR. Penampilan pelaku ini meyakinkan korban bahwa pelaku adalah polisi berpakaian preman yang sedang berpatroli.

“Modusnya yang bersangkutan berpura-pura sebagai petugas kepolisian berpakaian preman yang sedang berpatroli,” ungkap Kompol Nur Halim, Rabu (23/10/2019).

Ditambahkannya, kronologis kejadian berawal saat pelaku bertemu dengan tiga orang pemuda di Jalan Kapuas, Kota Blitar 12 Oktober lalu. Ketiganya kemudian didatangi pelaku yang mengaku polisi. Saat itu pelaku langsung menggeledah ketiga korban dan merampas tiga buah HP dan dompet.

| Baca Juga:  Diajak Mabok, Wanita di Blitar Diperkosa Pria Setengah Abad

|video rekomendasi untuk anda:

 

Setelah berhasil merampas barang berharga, pelaku meminta korban menunggu di pos kamling.  Pada saat itu pelaku kabur dengan alasan akan mengecek HP milik korban ke kantor polisi terdekat.

“Korban kemudian melaporkan kejadian ini ke polisi. Pelaku berhasil diamankan saat sedang berada di wilayah Kanigoro Kabupaten Blitar,” imbuhnya.

Sementara saat pres rilis di mapolres Blitar Kota, pelaku mengaku modus menjadi polisi gadungan itu terlintas begitu saja di pikiranya sebelum beraksi. Ide ini muncul karena sejak kecil pelaku bercita-cita menjadi polisi.

| Baca Juga:  Baru Sebulan Bebas Residivis Ini kembali Lakukan Aksinya

“Terlintas di pikiran untuk mengaku polisi biar korban takut dan menyerahkan barangnya,” kata Nizam di kantor polisi.

Dari tangan pelaku, petugas mengamankan sejumlah barang bukti. Selain tiga buah HP dan dompet hasil rampasan, di rumah pelaku polisi juga menemukan beberapa HP lain yang diduga juga hasil kejahatan.

Kini pria yang sehari-hari bekerja sebagai kuli bangunan itu harus mempertanggung jawabkan perbuatanya. Pelaku diancam dengan pasal 362 KUHP dan 378 KUHP dengan ancaman hukuman lima tahun penjara.(*)

Reporter: Ana Alana
Editor: Linda Kusuma