Beranda Hukum Kriminal Satgas Anti Judi Amankan 2 Botoh Pilkades di Blitar

Satgas Anti Judi Amankan 2 Botoh Pilkades di Blitar

BERBAGI
Kapolres Blitar AKBP Adewira Negara Siregar menunjukkan barang bukti uang yang digunakan perjudian Pilkades. (foto: ana alana)

AGTVnews.com – Satgas Anti Judi Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Polres Blitar Kota mengamankan 2 orang botoh terduga pelaku perjudian. Dua pelaku ditengarai sedang mempengaruhi massa pemilih untuk memenangkan calon tertentu.

Dua orang tersebut yakni SG (71 tahun) warga Rejotangan Tulungagung dan AKH (42) warga Sumberejo Sanankulon Kabupaten Blitar. Keduanya diamankan polisi di dekat TPS Desa Sumberingin Kecamatan Sanankulon Kabupaten Blitar, Selasa (15/10/2019) sekitar pukul 15.30 WIB.

Kapolres Blitar Kota, AKBP Adewira Negara Siregar mengatakan, pengungkapan kasus perjudian Pilkades serentak ini berdasar laporan masyarakat yang poaktif mencegah adanya perjudian.

“Kita menangkap pelaku judi Pilkades di sekitar TPS Sumberingin. Pelaku yang kami amankan ada dua orang,” ungkap Kapolres, Selasa malam (15/10/2019).

Kronologis penangkapan kedua pelaku berawal saat petugas Polres Blitar Kota yang sedang berpatroli di kawasan pemungutan suara. Saat itu petugas mendapat laporan dari masyarakat adanya 2 orang yang dicurigai sebagai pelaku judi.

| Baca Juga:  Gerebek Judi sabung Ayam, Polisi Tangkap 3 Pemain

Petugas kemudian mendatangi terlapor dan dilakukan penggeledahan. Saat digeledah petugas menemukan barang bukti berupa kertas perjanjian perjudian dan sejumlah uang. Kemudian petugas membawa terlapor ke kantor Polres Blitar Kota untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

“Barang bukti yang kita sita uang tunai sebesar Rp 27.750.000 dan kertas perjanjian perjudian. Modusnya pelaku memasang tahuran untuk empat pasang calon kades di desa setempat,” paparnya.

Saat ini dua pelaku yang diamankan harus menjalani proses hukum guna mempertanggungjawabkan perbuatannya. KEdua tersangka ini dijerat pasal 303 KUHP tentang Perjudian dengan ancaman hukuman maksimal 10 tahun penjara.(*)

Reporter: Ana Alana
Editor : Yusuf Saputro

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here