Beranda Ekonomi Bisnis Sulap Kaleng Cat Jadi Kursi Antik Pemuda Kediri Ini Kantongi Puluhan Juta...

Sulap Kaleng Cat Jadi Kursi Antik Pemuda Kediri Ini Kantongi Puluhan Juta Perbulan

BERBAGI
Oktav dibantu karyawannya membuat pesanan kursi cat. (foto: wiji guntoro)

AGTVnews.com – Iseng menyulap kaleng cat jadi kursi antik, seorang pemuda di Kediri berhasil mengantongi omset hingga puluhan juta perbulan.

Oktav Rivano, warga Desa Wonoasri Kabupaten Kediri ini cukup terbilang sukses dengan usaha yang dijalaninya. Berbekal kaleng cat dan drum pabrikan, pemuda ini mampu mempekerjakan 5 karyawan.

Oktav mengatakan, usaha tersebut didirikian sejak tahun 2015. Untuk pengerjaan kursi dari bahan-bahan tersebut terbilang cepat. Hanya dibutuhkan waktu sekitar 3 hari untuk pembuatan 1 buah kursi cat.

“Awalnya iseng saja, saat dimintai tolong teman untuk mendesain cafe dengan ciri klasik,” jelas Oktav, Kamis (3/10/2019).

| Baca Juga:  Stop Kontak Meleleh Sebabkan Rumah Terbakar

|video rekomendasi untuk anda:

 

Ditambahkan dia, produk buatannya ini lebih banyak dipasarkan melalui media online atau market place. “Sampai saat ini penjualan masih banyak melalui online. Jadi pesanannya banyak yang dari luar kota, bahkan luar Jawa,”jelasnya.

Harga kursi dan meja buatan Vano ini bervariasi, tergantung kerumitan dan permintaan pembeli. “Kalau kursi kaleng cat harganya antara Rp 80 ribu hingga Rp 125 ribu. Sedangkan untuk 1 set meja kursi dari harga Rp 600-850 ribu. Produk di tempat kami tidak ada stok, semua dibuat berdasarkan pesanan pembeli,” jelasnya.

| Baca Juga:  Galian 'Menyimpang' Tim Gabungan Kembali Cek Peta Koordinat Galian Rolak 70 Kunjang

Untuk bahan baku diperoleh Vano, sapaan akrab pemuda 30 tahun ini dari penjual cat, sedangkan untuk drum dibelinya dari bekas pabrik. Kini usaha Vano tidak terbatas pada pembuatan kursi saja.

Dengan 5 karyawannya, rumah produksi dengan nama The Tele-Tong Rangers kini juga membuat hiasan dinding dari barang bekas yang dibuat dengan tema vintage.

Setiap bulan The Tele-Tong Rangers bisa mendapat omset antara Rp 30 hingga Rp 40 juta. Gimana nih tertarik juga untuk menghias tempat tinggal anda dengan desain klasik dan vintage?(*)

Reporter: Wiji Guntoro
Editor: Linda Kusuma

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here