Beranda Peristiwa Ungkap Sejarah, Ponpes Lirboyo Pamerkan Bedug Berusia 1 Abad

Ungkap Sejarah, Ponpes Lirboyo Pamerkan Bedug Berusia 1 Abad

BERBAGI
sejumlah santri melihat pameran sejarah Ponpes Lirboyo. (foto;ducan ananta)

AGTVnews.com – Pondok Pesantren (Ponpes) Lirboyo Kota Kediri menggelar pameran sejarah peninggalan pondok di Gedung Yayasan Utara Masjid Al Hasan, Komplek Aula Muktamar Lirboyo. Dalam pameran tersebut pesantren yang memiliki kurang lebih 10.000 santri itu juga memamerkan bedug yang berumur  1 abad.

Kegiatan pameran kesejarahan ini merupakan inisiasi dari Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan bekerjasama dengan Ponpes Lirboyo dan Lembaga Seni Budaya Muslimin Indonesia Nahdathul Ulama (Lesbumi NU) Kediri.

Menurut ketua pameran, Imam Mubarok, kegiatan ini berlangsung selama dua hari. Salah satu tujuanya adalah sebagai penguatan para santri. Pesantren memiliki nilai historis yang sangat panjang dalam menjaga Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

“Pesantren memiliki sejarah yang panjang bahkan ikut andil dalam menjaga NKRI. Salah satunya penguatan generasi kepada pendidikan agama yang lebih dalam. Tidak hanya pendidikan agama saja. Buktinya salah satu tokoh di Ponpes Lirboyon menjadi bagian dari pencetus Resolusi Jihad,” terang pria yang juga berprofesi sebagai dosen ini, Jumat (4/10/2019

Bedug pertama di Ponpes Lirboyo yang beerusia 100 tahun. (foto:ducan ananta) Lirboyo

Menurutnya, pameran benda peninggalan Ponpes ini bukan hanya bersifat edukasi melainkan punya sisi khasanah budaya yang khas Nusantara. Benda yang dipamerkan diantaranya keris, bedug, kitab kuno, dan sejumlah foto yang memiliki nilai histori tinggi.

| Baca Juga:  Fotografer Jawa Timur Ramaikan Event Koran Memo Photo Party

“Ini ada karya-karya tidak hanya edukasi dalam bentuk audio visual. Ada beberapa hal lain merupakan bagian dari khasanah pesantren salah satunya keunikan Bedug Ponpes Lirboyo yang sudah berusia 100 tahun lebih. Ponpes Lirboyo itu sudah berdiri sejak tahun 1910. Di Bedug itu ada tutup kepalanya KH Abdhul Kharim,” ujarnya.

Menurutnya, meski saat ini telah memasuki era globalisasi, namun khasanah ciri khas Ponpes Lirboyo tetap terjaga hingga sampai sekarang.

“Khasanah ke Indonesia tetap terjaga, dari dulu hingga sekarang. Salah satunya adalah Lirboyo ikut menjadi bagian dari pelestarian sejarah kebudayaan. Ini adalah salah satu bukti contoh, keris Tangguh Kahuripan. Keris ini era Kerajaan Kahuripan sebelum kerajaan Kadiri,” kata Gus Barok sambil menunjukan keris Kahuripan.

Lanjut Gus Barok, Keris Kahuripan ini merupakan peninggalan KH Imam Yahya Mahrus, Putera dari KH Ali Mahrus pendiri Ponpes Lirboyo. Ini merupakan salah satu bukti jika Kiai juga memiliki kepedulian terhadap suatu kebudayaan.(*)

Reporter: Ducan Ananta
Editor: Linda Kusuma

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here