Beranda Pemerintahan Waduh, Ibu Hamil di Tulungagung Terinfeksi Penyakit Kelamin

Waduh, Ibu Hamil di Tulungagung Terinfeksi Penyakit Kelamin

BERBAGI
Kasi P2P Dinas Kesehatan Tulungagung, Didik Eka. (firmanto imansyah)

AGTVnews.com – Sejumlah ibu hamil yang ada di Tulungagung tercatat terkena penyakit kelamin yang bisa menular ke anak yang di kandungnya.

Menurut Kasi P2P Dinas Kesehatan Tulungagung, Didik Eka mulai Januari sampai September 2019 ini, ditemukan 3 ibu hamil yang menderita penyakit Infeksi Menular Seksual (IMS), yakni Sifilis.

“Data kita ada 3 orang ibu hamil yang sudah kita temukan positif sifilis, langsung kita lakukan pengobatan,” ujarnya.

Didik menjelaskan penyakit ini menyerang laki-laki dan perempuan karena adanya bakteri Spiroset Triponema yang menular saat berhubungan seksual.

Didik menyebut Sifilis menyerang alat vital penderitanya termasuk ibu hamil. Parahnya jika tidak segera ditangani, bisa berimbas pada kesehatan bayi yang bisa menderita cacat hingga meninggal dunia. “Resikonya bayi bisa cacat sampai meninggal dunia,” jelasnya.

| Baca Juga:  Gelar Razia Makanan Sehat, Dinkes Tulungagung Temukan Kotoran Tikus di Pusat Kuliner

Ditambahkan dia, gejala awal penyakit ini adalah rasa sakit pada bagian alat vital. Bila sudah parah maka akan terbentuk luka disekitar alat vital, jika tidak segera ditangani bisa berakibat fatal dan membahayakan.

Namun penyakit yang satu ini bisa diobati dengan satu kali pengobatan yang tepat, artinya tidak perlu membutuhkan waktu lama untuk proses pengobatannya.

“Awalnya sakit kemudian berubah menjadi luka borok dan bisa semakin membahayakan kalau dibiarkan,” terangnya.

Didik menjelaskan, saat pemeriksaan ibu hamil pihaknya secara sukarela menawarkan untuk memeriksakan kondisinya. Jika ditemukan penyakit yang membahayakan maka akan bisa dilakukan tindakan dengan segera.

“Untuk tesnya bukan wajibnya, tetapi kita wajib untuk memberitahukan dan menyampaikannya. Jika berkenan untuk tes akan dilakukan pemeriksaan,” pungkasnya.(*)

Reporter: Firmanto Imansyah
Editor: Linda Kusuma

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here