Beranda Olahraga 9 Lampu Stadion Brawijaya Didatangkan Impor

9 Lampu Stadion Brawijaya Didatangkan Impor

BERBAGI
Stadion Brawijaya. (foto: instagram/jaringlabalaba_1)

AGTVnews.com – Sejak kurun waktu satu tahun terakhir, lampu penerangan Stadion Brawijaya Kota Kediri tidak begitu maksimal digunakan. Hal ini dikarenakan adanya gangguan teknis dimana 9 titik lampu mengalami kerusakan.

Akibatnya, hingga sampai sekarang Stadion Brawijaya Kediri belum sepenuhnya bisa menyelenggarakan even pada malam hari. Bila dipaksakan maka hasilnya tidak bisa maksimal.

Dinas Lingkungan Hidup Kebersihan dan Pertamanan (DLHKP) Kota Kediri selaku pengelola Stadion Brawijaya, telah menganggarkan perbaikan lampu tersebut. Tak tanggung-tangung, 9 lampu didatangkan langsung dari luar negeri dengan cara import.

Kepala DLHKP, Didik Catur mengakui, pihaknya telah memesan 9 lampu kepada pihak ketiga. Karena lampu yang tersedia di pasaran dinilai kurang standar, maka pihaknya memerintahkan untuk membeli langsung di luar negeri.

| simak video berita terkait:

“Ya sebentar lagi datang, impor oleh pihak ketiga. Kita minta untuk dikirim tahun ini dan langsung dipasang,” beber Didik Catur dikonfirmasi wartawan, Jumat (1/11/2019).

| Baca Juga:  Buntut Kerusuhan Antar Suporter, Persik Kediri Kembali Didenda Komdis PSSI

Didik menambahkan, nilai pembelian 9 lampu tersebut mencapai Rp100 juta lebih. “Saya lupa nilainya, sekitar 100 juta berapa. Karena produksi dalam negeri tidak ada kita terpaksa mendatangkan dari luar,” ujarnya.

Salah satu pegawai DLHKP Kota Kediri, Purwanto mengakui, karena kondisi penerangan yang kurang maksimal ini, even resmi Persik Kediri tidak digelar malam hari.

“Persik lebih banyak main sore jadi masih bisa. Tapi kalau dipaksakan malam hari yang susah, gak begitu maksimal,” jelas mantan wasit terbaik Indonesia ini.

Stadion Brawijaya yang merupakan homebase kesebelaasn Persik Kediri terakhir mengalami pemugaran tahun 2000 silam. Dalam stadion dipasang 4 titik lampu masing-masing berisi 16 lampu. Perbaikan lampu di stadion berkapasitas 15 ribu penonton ini terakhir kali dilakukan pada saat Persik Kediri masih berada di Liga 3.(*)

Reporter: Rosyid Putra
Editor : Yusuf Saputro

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here