Beranda Olahraga Coach Budiarjo Thalib, The Real Winner yang Cinta Mati Persik

Coach Budiarjo Thalib, The Real Winner yang Cinta Mati Persik

BERBAGI

AGTVnews.com – Prestasi moncer Persik Kediri sebagai juara Liga 2 tidak datang begitu saja. Ada tangan dingin seorang Budiarjo Thalib yang memoles performa tim Macan Putih menjadi lebih garang dan tangguh.

Dibalik prestasi yang diukir pria asal Makasar ini, kini nasibnya justru terombang-ambing. Akankah terus mendampingi Persik Kediri di Liga 1 ataukah menerima pinangan klub lain yang sudah mengincarnya?

Saat ini coach berbadan subur itu mengantongi lisensi kepelatihan B AFC. Padahal untuk menjadi pelatih klub Liga 1 perlu lisensi A, baik sebagai pelatih kepala maupun asistennya. Bila benar-benar kembali menukangi Persik Kediri di Liga 1, posisi Budiarjo hanya menjadi asisten pelatih 2.

“Tergantung nanti manajemen gimana ya. Kalau untuk regulasi saya gak bisa jadi pelatih kepala, tapi saya siap untuk kembali ke kediri,” ujar Budiarjo saat ditemui reporter AGTVnews.com, Sabtu (30/11/2019)

| Baca Juga:  Persik Kediri Akhiri Babak Penyisihan Liga 3 dengan Manis

Pria kelahiran 5 Juli ini memang berencana mengambil lisensi A AFC pada Februari mendatang. Dia berharap bisa menjadi pelatih di Liga 1. “Saya akan cepat ambil lisensi A AFC. Kira-kira itu butuh waktu 4 minggu saja,” tegasnya.

Budiarjo bisa dibilang cinta mati kepada Persik Kediri. Dia rela mengorbankan karirnya demi tanggung jawab amanah yang diemban. Bagaimana tidak, kesempatan untuk mengambil sertifikat kepelatihan lisensi A AFC dia abaikan demi mengawal Faris Aditama dkk.

“Pernah saya ditawari untuk ambil lisensi A, tapi saya tolak dulu karena waktu itu saya masih menyiapkan tanding dengan Persewar. Kesempatan mengambil lisensi bisa lain kali. Namun pertandingan Persik ini tidak bisa dilewatkan begitu saja,” tegasnya.

| Baca Juga:  Lawan Persis Solo, Persik Kediri Siapkan Fisik dan Strategi

Sukses menjadi pelatih yang membawa timnya promosi ke Liga 1, banyak tawaran yang menghampiri Budiarjo. Meski demikian dirinya masih belum memberikan jawaban, apakah menerima atau tidak.

“Saya tidak munafik ya, kita butuh juga finansial. Memang ada tawaran banyak. Buat yang terbaik saya pilih yang terbaik. Saat ini ada 7 tim yang menawari dari Liga 1 maupun Liga 2,” ucapnya.

Untuk saat ini, Budiarjo memilih beristirahat dulu di kampung halamannya Makassar. Dirinya masih belum menentukan, kemana langkah kakinya menapak, apakah tetap pada cintanya di Persik Kediri, ataukah harus berganti baju kembali.(*)

Reporter: Wiji Guntoro
Editor: Linda Kusuma

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here