Beranda Viral Hujan Pertama Setelah Kemarau Panjang Bikin Sakit, Fakta atau Hoaks?

Hujan Pertama Setelah Kemarau Panjang Bikin Sakit, Fakta atau Hoaks?

BERBAGI
kesegaran tetesan hujan yang menyapa bumi, menyegarkan. (sumber:pinterest)

AGTVnews.com – Apa yang menyenangkan setelah kemarau panjang? ya, hujan. Air langit yang menyapa tanah bumi adalah hal yang sangat menyenangkan. Banyak perubahan yang bisa dihadirkan dari jutaan bahkan miliaran tetesan air langit ini.

Hanya karena jatuhnya air hujan, suasana terik menjadi adem. Tidak hanya itu, aroma menyengat dari jilatan matahari berubah menjadi harum tanah basah. Bahkan bisa jadi, hujan akan menghadirkan kenangan, eh.

Terlepas dari keindahan yang dihadirkan hujan, tahukah kalian bahwa hujan pertama kali setelah kemarau panjang bisa menyebabkan sakit. Banyak orang beranggapan seperti itu, namun seperti apakah faktanya? Ataukah sebenarnya air hujan pertama ini tidak membahayakan?

Mengutip dari beberapa sumber, hujan pertama ternyata tidak datang sendiri. Ada beberapa zat yang turut serta dengan kehadirannya tersebut.

Hujan pertama yang menyapa tanah bumi itu harus bersinggungan terlebih dahulu dengan debu dan asap dari musim kemarau. Itu berarti, kandungan dalam air hujan akan bereaksi dengan kandungan debu asap yang selama ini ada di udara.

| Baca Juga:  Rindu Hujan dan Genangan, eh Datanglah Awan

Nah campuran dari hujan dan kandungan asap musim kemarau menjadikan hujan asam. Kandungan inilah yang membuat hujan pertama tidak baik untuk kesehatan.

Faktanya setelah hujan turun, udara akan menjadi bersih. Coba deh rasakan, setelah hujan pasti udara yang kita hirup akan terasa lebih segar. Hal ini karena beberapa zat tadi sudah larut bersama air hujan.

bermain air hujan menjadi hal yang mengasyikan. (sumber: pinterest)

Jadi tahu khan, alasannya, hujan-hujanan di hari pertama musim hujan akan membuat kondisi tubuh sakit. Selain karena perubahan cuaca, juga adanya kandungan asam di dalam air hujan. Kandungan asam ini bisa mengakibatkan diare, disentri, juga korosi atau pengeroposan pada kendaraan.

Kalau memang ingin bermain air hujan, setidaknya tunggu sampai udara benar-benar bersih dari polusi. Indikasinya, tengok dedaunan di luar ruangan. Bila sudah bersih dari debu maka sudah aman.(*)

Editor: Linda Kusuma

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here