Beranda Advetorial Kolaborasi Pemkab Blitar dan Rumah Blitar Kreatif Hadirkan Gelar Pekan Budaya

Kolaborasi Pemkab Blitar dan Rumah Blitar Kreatif Hadirkan Gelar Pekan Budaya

BERBAGI
Bupati Blitar Rijanto, mempraktekan cara membuat jenang khas Blitar dalam gelaran pekan budaya. (foto:ana alana)

AGTVnews.com – Pemkab Blitar kembali melakukan kolaborasi dengan Rumah Blitar Kreatif (RBK) edisi kedua tahun 2019. Kolaboraso ini dikemas dalam kegiatan pekan Budaya yang digelar di Alun-Alun Kanigoro. Pekan Budaya ini berlangsung selama 3 hari yakni Jumat-Minggu 8-10 November 2019.

Acara tersebut dibuka langsung oleh Bupati Blitar Rijanto serta dimeriahkan penampilan musik keroncong dan musik jazz. Dalam sambutannya Bupati mengatakan Pemkab Blitar mendukung penuh digelarnya pekan budaya oleh RBK. Bupati berharap acara ini membawa kemajuan bagi Kabupaten Blitar.

“Lewat kegiatan ini kedepan kami berharap dapat menumbuhkan
semangat bagi kita untuk memajukan Kabupaten Blitar melalui budaya, serta peningkatan usaha ekonomi kreatif dan kegiatan kemasyarakatan yang lain,” ungkap Rijanto.

Bupati menambahkan, nantinya gelaran diharapkan bisa menjadi agenda tahunan dan semakin baik. Bupati mengusulkan, mulai tahun depan Pekan Budaya Kabupaten Blitar digelar bulan Juni sebagai rangkaian peringatan hari lahirnya Pancasila.

| Baca Juga:  Empat Dalang Tampil Memukau Dalam Pagelaran Wayang Kulit Yang Diselenggarakan Pemkab Blitar

“Harapan kami nantinya pekan budaya dapat melengkapi acara-acara rangkaian peringatan hari lahirnya Pancasila di Kabupaten Blitar. Tahun-tahun sebelumnya, dalam peringatan Hari Pancasila, rutin digelar upacara, tari kolosal, lari protar makam Bung Karno-Candi Penataran, salawatan, dan lainnya,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua Rumah Blitar Kreatif (RBK) Purwanto menyampaikan Pekan Budaya Kabupaten Blitar edisi kedua ini mengusung konsep kolaborasi antara budaya tradisi dengan budaya milenial.

Pekan budaya ini juga diisi dengan menampilkan kreativitas kaum millennial dalam bazar produk kreatif, mini-festival kopi, dan musik.

“Budaya milenial yang tidak bisa kita tolak ialah musik jazz. Jadi, keroncongnya mewakili yang sepuh, kemudian milenial diwakili oleh jazz. Nyatanya, hingga malam begini, pengunjung tidak beranjak dari tempat. Mereka bertahan dan menikmati musik-musik yang ada,” kata Purwanto. (Kmf)

Advetorial Dinas Kominfo Kabupaten Blitar

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here