Beranda Olahraga Persik Diganjar Penalti, Budiarjo: Mengapa Selalu Kami yang Dikerjai?

Persik Diganjar Penalti, Budiarjo: Mengapa Selalu Kami yang Dikerjai?

BERBAGI
Budiarjo Thalib, pelatih Persik Kediri. (foto: istimewa)

AGTVnews.com – Pelatih Persik Kediri Budiarjo Thalib bereaksi keras atas ganjaran penalti yang harus diterima timnya saat sudah memimpin atas PSMS Medan 1-0. Dalam sesi konferensi pers usai pertandingan, Budiarjo meluapkan kekecewaannya.

“Sejak awal berangkat ke Palembang, hal inilah yang selalu kami khawatirkan. Mengapa terus menerus kami yang dikerjai oleh wasit?” keluh Budiarjo di Palembang, Minggu (10/11/2019).

Menurut pria asal Makasar ini, Persik Kediri tidak harus menerima penalti. Sebab dari rekaman pertandingan juga terlihat kalau bola tidak menyentuh tangan Obet Choiri melainkan mengenai badan.

| simak video berita terkait:

“Buat apa ada rekaman pertandingan kalau wasit tidak bereaksi apa-apa. Bahkan wasit malah mempercayai asisten wasit yang berada jauh di pinggir lapangan padahal wasit utama ada lebih dekat. Ini seperti ada perintah dari asisten wasit. Ini ada apa?” gusar Budiarjo.

| Baca Juga:  Komposisi Pemain Persik Kediri Hampir Final

Bagi Budiarjo, pihaknya akan hormat bila kekalahan Persik Kediri karena pihak lawan bermain lebih bagus. Namun dalam laga sore ini, Persik Kediri tidak seharusnya berbagi poin.

“Kita sudah memimpin. Laga kurang beberapa menit berakhir. Lalu ada drama penalti. Mengapa selalu terulang begitu?” ujar Budiarjo dengan mimik serius.

Kepemimpinan wasit yang kurang bagus ini, menurut Budiarjo, bakal berdampak bagi Indonesia. Sebab sebentar lagi akan menghelat Piala Dunia U-20. “Kita ini sedang diawasi FIFA. Kok masih begitu-begitu saja kualitas wasitnya,” bebernya.

Dalam laga perdana perempat final Liga 2 grup B, Persik Kediri bermain kontra PSMS Medan. Persik Kediri unggul lebih dulu melalui tendangan berkelas pemain tengah Galih Akbar Febriawan. Namun menjelang usai babak kedua, Persik Kediri harus rela berbagi poin melalui pinalti kontroversi.(*)

Editor: Yusuf Saputro

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here