Beranda Hukum Kriminal Sidang Kasus Qnet, Polres Lumajang Digugat Kasus Penyitaan Barang

Sidang Kasus Qnet, Polres Lumajang Digugat Kasus Penyitaan Barang

BERBAGI
Sidang Praperadilan yang diajukan Pemohon PT AWI dengan Termohon Tim Cobra Polres Lumajang digelar di Pengadilan Negeri Kediri. (foto: wiji guntoro)

AGTVnews.com – Sidang praperadilan proses penyitaan barang dalam kasus Qnet dengan tergugat Polres Lumajang, akhirnya digelar, Kamis (28/11/2019). Agenda sidang pembacaan dakwaan dari penggugat PT Akademi Wirausaha Indonesia (AWI) dan PT Amoeba International Kediri, di ruang sidang Cakra Pengadilan Negeri Kabupaten Kediri.

Sidang praperadilan dihadiri oleh kedua pihak dari PT AWI selaku Pemohon dan Termohon dari Polres Lumajang. Dalam Sidang perdana tersebut dibacakan poin tuntutan oleh kuasa hukum pemohon, yakni tidak ada kaitan antara PT AWI dengan kasus Qnet, yang oleh pihak tergugat dilakukan penyitaan sejumlah barang pada 3 Oktober 2019 lalu.

Menurut kuasa hukum PT AWI, M Solihin, untuk kasus Qnet telah dihentikan oleh Polda Jatim dan Mabes Polri. Lantaran tidak ada unsur pelanggaran pidana dan hanya kasus perdata saja.

| Baca Juga:  Gugat Polres Lumajang, PT AWI Datangkan Saksi Ahli

| simak video berita terkait:

“PT AWI yang digeledah kapan hari itu hanya bekerja sama dengan Qnet dalam bentuk perdagangan. Tapi kenapa barang milik PT AWI disita dan dihubungkan dengan kasus Qnet,” jelasnya.

Pihak Penggugat juga menujukkan akta pendirian dan ijin perdagangan PT Amoeba International. “Jadi ini kurang pas dengan yang didengung-dengungkan bahwa ilegal. Secara perijinan akta juga kita sah,” tutupnya.

Sebelumnya PT AWI sempat menggugat Polres Lumajang sebesar Rp 100 miliar namun kini menjadi hanya Rp 10 saja.

Sementara itu kuasa hukum dari Polres Lumajang, Abdul Rohim menyatakan akan menjawab semua argumen yang dibacakan Pemohon. “Akan kita sampaikan nanti di sidang selanjutnya. Intinya, terkait penyitaan barang yang dilakukan sudah termasuk dalam materi dan memiliki keselarasan dalam perkara yang ditangani penyidik,” jelasnya.

| Baca Juga:  Tim Cobra Polres Lumajang Digugat Praperadilan Bos Q-net

Sidang lanjutan akan digelar senin pekan depan dengan agenda mendatangkan saksi ahli dari PT AWI.

Gugatan praperadilan itu diajukan oleh Gita Hartanto (Direktur PT Amoeba Internasional) sebagai pemohon I dan Hendri Faizal (PT Akademi Wirausaha Indonesia) sebagai pemohon II ke Polres Lumajang. Terkait dengan penyitaan barang yang dilakukan Tim Cobra dalam kasus bisnis Qnet.(*)

Reporter: Wiji Guntoro
Editor : Yusuf Saputro

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here