Beranda Peristiwa Asyik, Penyandang Disabilitas Tulungagung Dapat SIM Gratis

Asyik, Penyandang Disabilitas Tulungagung Dapat SIM Gratis

BERBAGI
penyandang disabilitas di Tulungagung dapat SIM gratis.(foto: firmanto imansyah)

AGTVnews.com – Puluhan penyandang disabilitas di Tulungagung mendapatkan SIM gratis. SIM ini tidak didapat dengan cuma-cuma namun mereka juga harus melakukan ujian apakah memak layak mendapatkan SIM atau tidak.

Mulyono, salah satu penyandang disabilitas yang mendapatkan SIM Gratis mengaku cukup senang. Dirinya yang sejak kecil terserang polio sehingga kedua kakinya tidak bisa tumbuh sesuai perkembangan usia. Kini bisa beraktifitas dengan tenang terutama saat berkendara menggunakan sepeda motor di jalan raya.

“Senang sekali, baru kali ini saya punya SIM” ujarnya.

Profesinya sebagai pembuat ruji sangkar burung membuat Mulyono harus menggunakan sepeda motor modifikasi selama bekerja. Kini setelah memiliki SIM, dirinya tak perlu was-was saat akan menggunakan kendaraan sepeda motor di jalan raya.

| Baca Juga:  Ribuan Butir Pil Dobel L Diamankan Dari Lima Residivis

Sementara itu Didik Prayitno, salah satu pengurus komunitas difabel di Tulungagung mengatakan, kali ini ada 10 penyandang disabilitas yang berkesempatan mendapatkan SIM Gratis. Mereka mengalami kecacatan pada kaki dan ada juga yang mengalami kecacatan pada pendengaran atau tuna rungu dan tuna wicara.

“Ada 4 tuna rungu dan wicara yang memproses SIM, sisanya menglami kecacatan pada bagian tubuh kakinya” ujarnya.

Usai memberikan SIM gratis kepada penyandang Disabilitas, Kapolres Tulungagung AKBP Eva Guna Pandia mengatakan, yang lebih penting selain memiliki SIM adalah menjaga keselamatan berkendara di jalan raya. Pihaknya meminta penyandang disabilitas tetap mengutamakan keselamatan dalam berkendara.

| Baca Juga:  Polisi Tulungagung Siagakan 300 Personil Amankan Kampanye Akbar

“Yang lebih penting itu berhati-hati saat dijalan, tidak ugal ugalan, itu juga penting” ujar Pandia.

Penyandang disabilitas ini mendapat fasilitas kemudahan untuk mendapatkan SIM. Polres Tulungagung melakukan coaching Klinik dan pengetahuan berlalu lintas sehingga pemohon sim baru terutama penyandang disabilitas bisa lebih mudah mengerjakan soal yang diujikan.

Selain itu kedepannya bakal diluncurkan aplikasi android yang memudahkan mengurus SIM tanpa harus antri di Satpas SIM.

“Di dalam aplikasi itu ada pretest, jadi pemohon bisa belajar dulu sebelum ikut ujian tulisnya,” terang Pandia.(*)

Reporter: Firmanto Imansyah
Editor: Linda Kusuma