Beranda Hukum Kriminal Bus Maut Terjun ke Sungai di Blitar Tidak Miliki Izin Operasi Rombongan...

Bus Maut Terjun ke Sungai di Blitar Tidak Miliki Izin Operasi Rombongan Wisata

BERBAGI
saat proses evakuasi bangkai bus yang tercebur kedalam sungai. (foto:ana alana)

AGTVnews.com – Bus Fabian Anugerah Trans yang mengalami kecelakaan di Desa Pagergunung Kecamatan Kesamben Kabupaten Blitar tidak mengantongi izin rekomendasi pariwisata dari Dinas Perhubungan (Dishub) setempat.

Fakta baru ini diperoleh setelah Satlantas Polres Blitar meminta keterangan Dinas Perhubungan.

“Info dari Dinas Perhubungan bus tersebut tidak memiliki izin operasi layani rombongan wisata,” ungkap Kasatlantas Polres Blitar AKP Yoppy Anggi Krisna, Jumat (19/12/2019).

Sesuai Keputusan Menteri Perhubungan (Kemenhub) RI nomor 3 tahun 2009, setiap bus yang akan memberangkatkan rombongan pariwisata wajib meminta izin. Izin rekomendasi ini wajib dipenuhi, untuk melihat kondisi kelayakan armada bus, kondisi pengemudi, maupun mendata seluruh penumpang yang ikut dalam rombongan.

| Baca Juga:  Mobil PMK Terbalik Saat Perjalanan ke Lokasi Kebakaran

“Busnya kita tahan. Pemilik bus nanti kita mintai keterangan kenapa tidak mengurus izin atau memperpanjang izin,” tegasnya.

Sementara selain mengungkap fakta baru tidak adanya izin operasi melayani rombongan wisata. Petugas kepolisian hingga kini juga belum menemukan SIM milik pengemudi.

“Sopirnya sampai sekarang belum bisa kami konfirmasi karena masih menjalani perawatan di rumah sakit,” imbuhnya.

Kecelakaan bus pariwisata Fabian Anugrah ini terjadi Sabtu (7/12/2019) lalu. Bus pariwisata berpenumpang 56 orang ini, merupakan rombongan guru pengawas dan kepala sekolah TK asal Tulungagung. Rombongan rencananya akan menuju Pasuruan, untuk berwisata ke kebun kurma.

| Baca Juga:  Truk Kontainer di Kediri Terbakar Usai Tabrak Truk

Dugaan sementara kecelakaan disebabkan karena human error. Diduga, pengemudi bus bernama Miftakhul Huda (52 tahun), warga Desa/Kecamatan Kauman Kabupaten Tulungagung tidak fokus saat mengemudi. Dugaan ini diperkuat dengan tidak ditemukanya adanya bekas pengereman di lokasi kejadian.(*)

Reporter: Ana Alana
Editor: Linda Kusuma

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here