Beranda Politik DPRD dan Bupati Blitar Sepakat Atur Battle Sound

DPRD dan Bupati Blitar Sepakat Atur Battle Sound

BERBAGI
suara sound system yang menggelegar sering dikeluhkan warga. DPRDdan Bupati Blitar sepakat buat at8uran. (sumber: facebook)

AGTVnews.com – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Blitar akan membuat aturan terkait penggunaan sound system dalam kegiatan karnaval, konvoi maupun kontes.

Hal ini ditegaskan Ketua DPRD Kabupaten Blitar Suwito Saren Satoto, menyusul banyaknya keluhan dari masyarakat mengenai dampak dari suara sound system, berkekuatan besar yang ditumpangkan diatas truk tersebut.

Keluhan ini kata Suwito diterima DPRD beberapa kali, bahkan ada kelompok warga yang langsung mendatangi kantor DPRD mengadukan masalah gangguan kebisingan ini.

“Kami sering menerima aduan dari masyarakat ada yang disampaikan melalui pesan singkat, ada yang datang ke rumah, bahkan ada pula yang langsung datang ke kantor DPRD, ” ujar Suwito, Kamis (12/12/2019).

| Baca Juga:  DPRD Blitar Segera Sahkan Empat Perda

Untuk itulah kami akan membuat agenda untuk membicarakan hal ini apakah nanti bisa dibuatkan aturan. Karena kalau tidak diatur, nanti semakin meresahkan warga dan berpotensi menjadi konflik di masyarakat,” imbuhnya.

Suwito mengatakan, sound system semula bisa dimanfaatkan sebagai alternatif hiburan masyarakat. Namun belakangan berubah haluan menjadi ajang adu kencang suara dan kekuatan.

Suwito mencontohkan kegiatan battle sound yang digelar di Lapangan Brubuh, Sutojayan beberapa waktu lalu. Ketika digelar kontes ‘adu kencang’, sejumlah kaca rumah warga hancur hingga menimbulkan penolakan warga.

“Ini kan sudah melenceng, sudah tidak mengutamakan seni dan keindahan. Kalau misalnya dibuat lomba yang dinilai adalah kekuatan suara, padahal ini berdampak di masyarakat,” tegas politisi PDIP ini.

| Baca Juga:  Pelantikan Anggota DPRD Blitar Diwarnai Aksi Demo

Dikonfirmasi terpisah, Bupati Blitar Rijanto mengaku menyepakati jika ada usulan peraturan tentang sound system. Namun, ia meminta agar usulan dilakukan sesuai dengan proses. Rijanto mengaku telah mendengar informasi terkait keluhan suara sound system, meski laporan secara resmi belum ada.

“Tugas pemkab untuk menjaga ketertiban dan kenyamanan warganya. Kami sepakat kalau ada aturan. Namun harus melalui proses sesuai dengan aturan ,” kata Rijanto.(*)

Reporter: Ana Alana
Editor: Linda Kusuma