Beranda Hukum Kriminal Gelar Razia di Perbatasan, Puluhan Pembalap dan Motor Brong Diamankan Polres Tulungagung

Gelar Razia di Perbatasan, Puluhan Pembalap dan Motor Brong Diamankan Polres Tulungagung

BERBAGI
petugas memeriksa kondisi sepeda motor apakah sesuai spesifikasi pabrikan atau tidak.(foto: firmanto imansyah)

AGTVnews.com – Gelar razia di perbatasan Tulungagung-Kediri, petugas Satlantas Polres Tulungagung menilang puluhan pengendara motor yang melanggar dan mengamankan belasan kendaraan tidak sesuai spesifikasi pabrikan, Sabtu (21/12/2019) malam.

Sebanyak 27 pengendara sepeda motor ditilang karena melanggar peraturan lalu lintas. Pelanggaran tersebut diantaranya tidak memakai helm hingga tidak bisa menujukkan SIM dan STNK. Sementara 15 sepeda motor ditahan karena menggunakan knalpot brong.

Kasat Lantas Polres Tulungagung, AKP Aristianto Budi Sutrisno mengatakan, razia ini dilakukan untuk meminimalkan potensi terjadinya hal-hal yang membuat wilayah Tulungagung tidak kondusif.

| Baca Juga:  10 Kasus Kriminal Paling Heboh di Tulungagung, Ini Daftarnya

“Apalagi ini sudah memasuki masa liburan sekolah, kita antisipasi sekaligus jelang perayaan Natal dan tahun baru,” jelasnya.

Aristianto menambahkan,sasaran razia ini adalah adanya pelaku balap liar dan juga kendaraan dengan menggunakan knalpot brong serta ban kecil.

“Suara yang dihasilkan dari Knalpot brong yang dipasang di sepeda motor sering kali memicu terjadinya perkelahian antar kelompok. Sedangkan penggunaan ban yang tidak sesuai dengan spesifikasi bisa membahayakan penggunanya dan pengendaralainnya,” ucapnya.

Bagi pemilik kendaraan yang disita karena penggunaan knalpot brong, bisa mengurus kendaraanya sesuai dengan aturan hukum yang berlaku. Saat proses hukumnya selesai maka pemilik kendaraan bermotor harus mengganti knalpot dan bannya di hadapan polisi.

| Baca Juga:  Nyambi Tukang Pijet, Residivis Maling Motor Ini Ditangkap

Sedangkan untuk aksi balap liar, berdasarkan data yang dimilikinya, sering kali dilakukan di perbatasan Tulungagung – Kediri di wilayah Ngantru. Oleh sebab itu dalam razia kali ini pihaknya juga sudah melakukan penyisiran di lokasi tersebut untuk meminimalkan potensi adanya balap liar.

“Kita dapat laporan wilayah Ngantru sering dimanfaatkan untuk aksi balap liar, makanya kita lakukan penyisiran di lokasi-lokasi rawan balap liar,” pungkasnya.(*)

Reporter: Firmanto Imansyah
Editor: Linda Kusuma