Beranda Hukum Kriminal Keji, Pengedar Pil Koplo ini Tega Perkosa Anak Kandungnya

Keji, Pengedar Pil Koplo ini Tega Perkosa Anak Kandungnya

BERBAGI
P, digerebek sebagai pengedarpil koplo. Ternyata diketahui juga memperkosa anaknya. (foto:ana alana)

AGTVnews.com – Seorang laki-laki, P (40 tahun) warga Kecamatan Ponggok Kabupaten Blitar  diamankan pihak kepolisian sebagai pengedar pil koplo. Namun saat dilakukan penggerebekan ternyata diketahui pelaku juga melakukan pemerkosaan terhadap  anak kandungnya yang saat ini masih kelas 2 SMP.

Mengetahui P ditangkap polisi, korban yang selama ini takut akhirnya berani melaporkan perbuatan bejat ayahnya.

Kapolsek Ponggok Iptu Sony Suhartanto mengatakan, dari pengakuan korban, aksi P ini sudah dilakukan sejak tiga tahun terakhir.

“Kasus ini bermula ketika P menjadi incaran polisi sebagai pengedar pil double L. Saat kami gerebek di rumahnya tiba-tiba ada anggota keluarga melapor ke kami jika pelaku ini juga memperkosa anak kandungnya. Bahkan perbuatan ini dilakukan P sejak anaknya masih berusia 9 tahun,” ungkap Sony Suhartanto, Selasa (3/12/2019).

| Baca Juga:  Satu Diantara Sejoli Pencuri HP Berhasil Diamankan

Sementara itu, P mengakui apa yang dilaporkan tersebut. P mencabuli anaknya di kamar rumah mereka. Aksi ini dilakukan sejak dirinya bercerai dengan istrinya yang juga merupakan ibu kandung korban.

“Kepada korban pelaku ini sering mengancam akan memukul jika tidak mau menuruti nafsunya. Sehingga korban tidak berani mengadukan perbuatan ayahnya ke orang lain,” imbuh Sony.

Untuk penanganan perkosaan dengan anak bawah umur, lanjut Sony, akan diserahkan ke unit PPA Polresta Blitar. P terancam dijerat dengan pasal berlapis, yakni undang-undang tentang Kesehatan dan Undang-undang tentang Perlindungan Anak.

| Baca Juga:  Polisi Kediri Amankan Pengedar Puluhan Ribu Butir Narkoba

Dalam penggerebekan ini diamankan barang bukti berupa pil dobel L yang disembunyikan di belakang rumah dan di dalam almari.(*)

Reporter: Ana Alana
Editor: Linda Kusuma

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here