Beranda Olahraga Lampu Stadion Brawijaya Tidak Lolos Verifikasi Liga 1

Lampu Stadion Brawijaya Tidak Lolos Verifikasi Liga 1

BERBAGI
PT Liga Indonesia Baru (LIB) melakukan verifikasi Stadion Brawijaya . (foto:wiji guntoro)

AGTVnews.com – PT Liga Indonesia Baru (LIB) melakukan verifikasi Stadion Brawijaya markas Persik Kediri, Senin malam (9/12/2019). Verifikasi meliputi kondisi lapangan, pengukuran kekuatan lampu penerang dan sejumlah infrastruktur pendukung.

Hasilnya, lampu penerangan sebagai salah satu syarat utama dinyatakan jauh dari harapan alias tidak lolos. “Kondisi lampu stadion masih jauh dari harapan kami. Selain kurang terang juga banyak yang mati,” jelas Somad, Supervisor PT LIB.

Ukuran kekuatan lampu diharuskan standar 1200 lux (ukuran cahaya). Sedangkan lampu di Stadion Brawijaya masih menggunakan 300 lux. “Masih jauh dari standar. Tapi masih banyak waktu untuk bisa memenuhi standar minimal tingkat penerangan lapangan,” imbuh somad.

| Baca Juga:  Drama Penalti Paksa Persik Kediri Pulang Tanpa Poin dari Tuban

Sejumlah item lain yang perlu perubahan meliputi papan skor harus digital. Serta bangku pemain cadangan harus lebih tinggi dari lapangan dengan minimal 15 kursi.

“Untuk luas lapangan masih memenuhi standar FIFA dan AFC. Meskipun tidak bisa disebut ideal sebab terlalu lebar,” beber Somad. Lebar lapangan ideal adalah 105 m x 68 m, sedangkan stadion Brawijaya memiliki luas 110 m x 75 m.

Sementara itu Kepala DLHKP Kota Kediri, Didik Catur mengatakan, Pemkot Kediri sudah menganggarkan untuk perbaikan stadion Brawijaya. Harapannya lampu penerangan sudah dapat dipasang sebelum kompetisi berjalan.

| Baca Juga:  Persik Kediri Teken Kontrak Sponsor untuk Liga 2

“Harapan kami sebelum kompetisi lampu sudah kita pasang. Meskipun nanti tidak bisa sampai 1200 lux tapi kita akan berupaya menambah lampunya. Idealnya jumlahnya 36 lampu per tiang,” jelasnya.

Didik menambahkan, perbaikan Stadion Brawijaya sudah dianggarkan namun harus menyesuaikan kemampuan. “Kita akan lakukan semaksimal mungkin. Kita juga sepakat Stadion Brawijaya tidak boleh digunakan kegiatan lain untuk perbaikan pemerataan tanah dan maintenance rumput,” imbuhnya.

PT LIB memberi kesempatan untuk verifikasi kedua setelah semua persyaratan tercukupi. Verifikasi paling lambat 2 minggu sebelum Liga 1 dimulai.(*)

Reporter: Wiji Guntoro
Editor : Linda Kusuma

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here