Beranda Advetorial Wali Kota Kediri Beri Penghargaan OPD Layanan Publik Terbaik

Wali Kota Kediri Beri Penghargaan OPD Layanan Publik Terbaik

BERBAGI
Wali Kota Kediri memberika penghargaan kepada OPD Layanan Publik dengan nilai terbaik.(foto: ist)

AGTVnews.com – Wali Kota Kediri memberikan penghargaan kepada OPD layanan Publik dengan nilai baik. Penghargaan ini diberikan dalam acara Expose Penyampaian Monitoring Pelayanan Publik di Kota Kediri, di Aula Dinas Pendidikan Kota Kediri, Kamis (26/12/2019).

Dalam sambutannya, wali kota menekankan kepada seluruh ASN agar memaksimalkan pelayanan kepada masyarakat. Saat ini, pemerintah fokus dalam memanage Kota Kediri semakin baik. Termasuk, bagaimana memberikan pelayanan publik yang mudah, cepat, dan tepat.

“Saya melihat pelayanan itu seperti bagaimana kita ingin dilayani. Nah tolong itu diaplikasikan di instansi masing-masing. Kita harus keren dibandingkan daerah-daerah lain,” ujarnya.

Wali kota juga meminta agar ASN mengenali kondisi Kota Kediri dan masyarakat yang dilayani.

“Pelayanan harus bagus, kotanya harus keren dan pluralismenya terjaga dengan baik. Jadi orang masuk ke Kediri merasa cozy. Kalau kita buka data statistik penduduk di Kota Kediri ini sebesar 75 hingga 80 persen adalah usia produktif. Artinya mereka ini pegang gadget bisa memperoleh layanan online. Nah untuk yang 25 persen ini manginginkan pelayanan konvensional. Jadi pelayanan manual harus bagus dan terus dibenahi,” jelasnya.

Mas Abu sapaan akrab wali kota mengungkapkan bahwa saat ini yang dibutuhkan adalah percepatan pelayanan. Karena sekarang masyarakat sangat aktif dan berharap pelayanan terbaik.

| Baca Juga:  HUT Dharma Wanita ke-20, Sekda Kota Kediri Minta DWP Intropeksi Diri

“Tolong tempatkan orang yang tepat untuk melayani. Mau tidak mau kita harus memaksa anggota kita untuk melayani dengan baik. Saat ini kita dengan masyarakat sudah tidak ada sekat. Kita musti malu kalau pelayanan kita buruk,” ungkapnya.

Wali kota menambahkan Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) di Kota kediri sebesar 3,41 masuk dalam kategori baik. Targetnya ditahun 2024 nilai IKM Kota Kediri sebesar 3,80 atau kategori sangat baik.

“Mari kita kerjakan bersama-sama. Kita harus terus berinovasi. Apalagi, sebentar lagi Kota Kediri bukan hanya kota yang hidup dengan jasa dan perdagangan. Namun juga sebagai kota pendidikan. Saya juga minta dihitung juga index for happiness di Kota Kediri. Karena bagi saya yang paling penting adalah kebahagiaan. Kalau orang itu bahagia, ia akan jauh lebih produktif,” pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Bagian Organisasi Kota Kediri, Wahyu Kusuma Wardani menjelaskan, sebelum Expose Penyampaian Monitoring Pelayanan Publik terlebih dulu telah dilakukan penilaian di 70 OPD layanan. Penilaian dibagi dalam tiga kategori yakni, kategori kelurahan, kategori puskesmas, dan kategori OPD.

Penilaian dilakukan oleh tim yang terdiri dari akademisi dan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) se-Kota Kediri dalam rentan waktu tiga bulan.

“Kita mencoba memotret kondisi riil di lapangan. Dalam tiga bulan kita amati dua kali dengan dua personil berbeda. Kita nilai secara obyektif dengan 6 indikator penilaian sesuai dengan Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara Dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia Nomor 17 Tahun 2017 tentang pedoman penilaian unit pelayanan publik,” jelasnya.

| Baca Juga:  Peringati Isra Mi'raj, Wakil Walikota Kediri Beri Tausiah

Melalui penilaian itu, Wahyu berharap hasilnya bisa dijadikan rapor bagi OPD untuk membenahi atau meningkatkan pelayanan publik kepada masyarakat.

“Kami dari Bagian Organisasi tidak hanya memberikan penghargaan bagi yang sudah bagus. Kami juga akan memberikan penghargaan berupa pembinaan dan pendampingan kepada OPD yang mendapat nilai rendah ditahun 2020 nanti,” ungkapnya.

Beberapa OPD layanan yang mendapatkan nilai terbaik diantaranya kategori kelurahan berhasil diraih oleh Kelurahan Mrican dengan nilai 2,92 dan Kelurahan Kampungdalem dengan nilai 2,84.

Untuk kategori puskesmas diraih oleh Puskesmas Kota Wilayah Selatan dengan nilai 4,08 dan Puskesmas Kota Wilayah Utara dengan nilai 4,05. Sementara untuk kategori OPD berhasil diraih oleh RSUD Gambiran dengan nilai 4,11 dan Dispendukcapil dengan nilai 3,68.

Hadir dalam kegiatan ini Sekretaris Daerah Kota Kediri Budwi Sunu, Plt Asisten Umum setda Kota Kediri Yoyok Susetyo, Kepala OPD di lingkungan Pemerintah Kota Kediri, Camat, Lurah dan tim penilai.(*)

Advetorial Bagian Humas Dan Protokol Pemerintah Kota Kediri