Beranda Peristiwa 2 Tempat Karaoke di Kota Blitar Batal Dibuka Kembali

2 Tempat Karaoke di Kota Blitar Batal Dibuka Kembali

BERBAGI
Plt Kasatpol PP Kota Blitar Hakim Sisworo (tengah) saat menyegel karaoke Maxi Brillian. (foto:ana alana)

AGTVnews.com – Dua tempat karaoke di Kota Blitar batal dibuka kembali.  Dua tempat itu Karaoke Vivace di Jalan Tanjung dan Karaoke Next di Jalan Veteran Kota Blitar. Pembatalan dilakukan hingga batas waktu yang belum ditentukan. Alasannya, secara teknis administrasi kedua karaoke itu belum lengkap.

Plt Kasatpol PP Kota Blitar, Hakim Sisworo mengatakan, rencananya segel dua tempat karaoke tersebut akan dibuka pada 2 Januari 2020. Pembukaan segel ini setelah adanya evaluasi yang dilakukan terhadap tempat karaoke tersebut.

“Pembukaan segel kami tunda sementara. Karena menunggu kesiapan teknis administrasi dari Satpol PP. Kami akan segera buatkan surat penundaannya,” kata Hakim Sisworo, Jumat (3/1/2020).

Lebih lanjut Hakim mengatakan pihaknya belum bisa memastikan sampai kapan penundaan dilakukan. Sementara dari delapan karaoke yang disegel sementara oleh Pemkot Blitar memang hanya dua karaoke tersebut yang sudah memenuhi syarat perizinan sesuai hasil rekomendasi dari Dinas PM PTSP dan Dinas Parbud.

| Baca Juga:  Alun- Alun Kota Blitar Bersih Dari PKL

“Yang berwenang mengeluarkan perizinan dinas terkait. Kami hanya menjalankan tugas, apa yang direkomendasikan oleh dinas,” tegasnya.

Terpisah, Wakil Ketua Komisi III DPRD Kota Blitar, Nuhan Eko Wahyudi mendesak Pemkot melakukan sosialisasi kepada seluruh elemen masyarakat sebelum membuka segel tempat karaoke. Hal ini untuk meminimalisir adanya gejolak dan gelombang penolakan seperti kasus Maxi Brillian.

“Pemkot juga harus tegas, terkait dengan peredaran miras dan antisipasi tindakan asusila yang pernah terjadi di tempat hiburan karaoke. Bahkan bila perlu, ada pernyataan tertulis dari pengelola karaoke untuk mentaati semua aturan dan norma yang ada. Termasuk bersedia ditutup jika terbukti melanggar,” tandas Nuhan.

| Baca Juga:  Anggaran Kelanjutan Pembangunan SMPN 3, Tidak Masuk Dalam APBD Perubahan

Untuk diketahui Pemkot Blitar menutup delapan tempat karaoke di Kota Blitar sejak awal tahun 2019. Bukan tanpa alasan, penutupan tempat karaoke ini setelah ada kasus praktik asusila di salah satu tempat karaoke di Kota Blitar yang ditemukan Polda Jatim.

Penutupan ini bertujuan untuk melakukan evaluasi terhadap delapan tempat karaoke agar tidak ada yang menyalahi perizinan dan praktik asusila di tempat karaoke yang ada di Kota Blitar.(*)

Reporter: Ana Alana
Editor: Linda Kusuma

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here