Beranda Peristiwa 40 Tiang Lampu Penerangan di Tulungagung Dirobohkan Pemilik, Terkait Kalah Pilkades?

40 Tiang Lampu Penerangan di Tulungagung Dirobohkan Pemilik, Terkait Kalah Pilkades?

BERBAGI
Kondisi tiang penerangan jalan yang tidak terawat dan banyak kabel menempel di pohon membuat pemilik memutuskan merobohkan 40 titik lampu penerangan jalan di Desa Kedungcangkring Kecamatan Pagerwojo Tulungagung. (foto: firmanto imansyah)

AGTVnews.com – Sebanyak 40 tiang lampu penerangan jalan di Desa Kedungcangkring Kecamatan Pagerwojo Tulungagung dirobohkan paksa oleh Basroni, anggota DPRD Tulungagung asal desa setempat.

Dampaknya, warga yang melintas ke kawasan Waduk Wonorejo menjadi khawatir karena minim penerangan sat malam hari. Saat ini penerangan yang tersisa hanya 10 titik milik PT Pembangkit Jawa Bali (PJB).

Kondisi ini dikeluhkan masyarakat, mengingat pemasangan 40 tiang lampu tersebut dilakukan oleh Basroni menjelang pelaksanaan Pileg 2019 yang lalu. Warga yang enggan diiungkapkan identitasnya menyayangkan, mengingat dalam Pileg lalu 80 persem warga setempat memilihnya untuk duduk di kursi parlemen.

| simak video berita terkait:

Warga menduga, pelepasan lampu tersebut ada kaitannya dengan pencalonan istri Basroni yang gagal dalam Pilkades serentak di tahun 2019 yang lalu. Istri Basroni dikalahkan pesaingnya, Suyadi, seorang pensiunan TNI.

| Baca Juga:  Ribuan Warga Tulungagung Rebutan Paket Sembako Sembahyang Rebutan

Kondisi Lampu Membahayakan dan Tidak Terawat

Dikonfirmasi melalui telepon, Basroni membantah ada unsur politik saat melepas puluhan lampu penerangan jalan tersebut. Menurutnya, pelepasan dilakukan karena kondisi tiang lampu dan kabelnya yang tidak terawat. Dikhaatirkan bisa membahayakan warga pada musim hujan seperti ini.

“Penyebabnya saat ini musim penghujan angin kencang dan banyak kabel nempel di pohon. Tiangnya banyak yang roboh dan tidak ada yang membetulkan. Daripada mencelakakan warga, saya copot saja,” ujarnya, Selasa (7/1/2020).

“Nanti kalau sampai ada apa-apa siapa yang tanggung jawab. Sebab setelah saya pasang kemarin juga tidak ada yang merawat,” tambahnya.

| Baca Juga:  Gudang Distributor Habis Terbakar

Basroni mengaku sejak awal memang berniat menambahkan lampu di lokasi tersebut. Dengan harapan lokasi menjadi terang saat malam hari. Namun dengan segala resiko yang ada, pihaknya memilih untuk melepasnya kembali.

“Saya habis berapa, wes saya ndak ngitung mas. Coba sampean hitung sendiri di toko elektronik itu bisa dilihat harganya,” tegas Basroni.

Sementara itu dikonfirmasi masalah ini, Kades kedungcangkring, Suyadi mengatakan, setelah dilepas oleh anak buah Basroni, warga tidak terlalu mempermasalahkan. Warga menyadari bahwa lampu tersebut merupakan milik yang bersangkutan.

“warga biasa saja kok, bisa memaklumi. Dulu itu gelap sekarang juga gelap, ya tidak apa-apa,” jawab Suyadi enteng.(*)

Reporter: Firmanto Imansyah
Editor : Yusuf Saputro

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here