Beranda Peristiwa Ratusan Petani Lereng Gunung Kelud Geruduk Perhutani

Ratusan Petani Lereng Gunung Kelud Geruduk Perhutani

BERBAGI
Aksi ratusan petani asal Desa Asmorobangun Kecamatan Puncu Kabupaten Kediri ke kantor Perhutani sempat ricuh. (foto: wiji guntoro)

AGTVnews.com – Ratusan petani lereng Gunung Kelud Kabupaten Kediri menggeruduk kantor Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Kediri, Rabu (8/1/2020). Mereka menuntut agar Perhutani segera melaksanakan Program Perhutanan Sosial.

Petani menuding ada oknum Perhutani yang tak sejalan dengan program nasional Perhutanan Sosial. Ditengarai oknum Perhutani tersebut melakukan jual beli lahan ke pihak lain.

Korlap aksi Mohammad Trianto mengungkapkan, massa yang merupakan warga Asmorobangun Kecamatan Puncu meminta agar KPH segera menandatangani Naskah Kesepakatan Kerjasama (NKK) dengan petani.

Selama ini petani harus membayar untuk mendapatkan lahan. Padahal lahan milik negara tidak boleh disewakan. “Kita ada bukti kwitansi. Harusnya kalau sharing bagi hasil dibayar setelah panen tapi ini sebelum tanam. Ini termasuk sewa menyewa, tanah negara tidak boleh disewakan,” bebernya.

| Baca Juga:  Tidak Terima Pungutan Pengurusan Sertifikat, Ratusan Warga Gelar Demo

Menanggapi tuduhan massa, Administratur Perum Perhutani Kediri, Mustofa membantah jika pihaknya melakukan pungli atau menarik sewa terhadap petani yang menggarap tanah kosong milik Perhutani.

“Kami tidak pernah menarik sewa lahan. Untuk wilayah Asmorobangun belum ada batasnya. Karena info yang kami terima dari PUPR Kabupaten Kediri hanya sedikit kawasan desa yang punya hutan,” jelasnya.

Aksi ini sempat memanas karena massa mencoba merangsek masuk ke halaman Perhutani di Jalan Hasanudin Kota Kediri. Namun aksi mereda setelah ditenangkan oleh petugas kepolisian.(*)

Reporter: Wiji Guntoro
Editor : Yusuf Saputro

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here