Beranda Hukum Kriminal Kuli Bangunan Lamongan Diupah 200 Ribu Habisi Nyawa Orang

Kuli Bangunan Lamongan Diupah 200 Ribu Habisi Nyawa Orang

BERBAGI
pelaku pembunuhan terhadap Rowaini dijanjikan Rp 200 juta meski baru menerima Rp 200 ribu.( foto:koranmemodotcom via Fariz Fahyu)

AGTVnews.com – Pelaku pembunuhan terhadap seorang wanita, Rowaini (68 tahun) warga Desa Sumberwudi Kecamatan karanggeneng Kabupaten Lamongan, berhasil diungkap tim Joko Tingkir Polres Lamongan. Diketahui Rowaini merupakan mertua Sekretaris Daerah Lamongan, Yuhronur Efendi.

Petugas mengamankan Imam (45 tahun) warga Desa Tunjungmekar Kecamatan Kalitengah Kabupaten Lamongan dan Sunarto (47 tahun) warga Desa Boyo Kecamatan Karanggeneng Kabupaten Lamongan. Keduanya merupakan eksekutor dan pemberi perintah pembunuhan tersebut.

Sementara satu pelaku lagi, diamankan sebagi penadah barang curian dari rumah korban yakni Purnomo (39 tahun) warga Jl. Babadan Kecamatan/Desa Gundi Kecamatan Bubutan Surabaya.

Kapolres Lamongan, AKBP Harun, mengatakan tiga pelaku yang diamankan ini memiliki peran yang berbeda. Mereka berperan sebagaii eksekutor, yang menyuruh melakukan dan penadah barang hasil kejahatan.

| Baca Juga:  Residivis Racuni Satu Keluarga dengan Pestisida

“Pelaku pembunuhan Imam mengaku telah disuruh oleh Sunarto dengan iming-iming Rp 200 juta. Namun, dalam perjanjian awal pelaku hanya diberi uang tanda jadi sebesar Rp 200 ribu oleh Sunarto. Pengakuan sementara pelaku, target sasaran dibunuh dengan cara diracun,” jelas Harun seperti dikutip dari koranmemodotcom, Selasa (11/2/2020).

Tergiur dengan janji dari Sunarto, akhirnya Imam setuju melakukan aksi tersebut. Kebetulan Imam bekerja sebagai kuli bangunan di rumah Rowaini, akhirnya dengan mudah mengetahui kondisi dan seluk beluk rumah korban.

“Kebetulan pelaku saat itu menjadi pekerja kuli bangunan di rumah korban. Karena sudah keadaan terhimpit banyak hutang, akhirnya pelaku nekat menusuk leher korban. Penusukan dilakukan karena racun yang rencananya akan digunakan tidak tersedia,” jelas Harun.

| Baca Juga:  Tega, Seorang Suami Tikam Istri dan Anak Balitanya Hingga Tewas

Melihat korban sudah tidak bernyawa, pelaku juga membawa kabur barang berharga milik korban dan dijual ke penadah. Diduga motif pembunuhan ini berlatar belakang dendam.

Petugas mengamankan beberapa barang bukti diantaranya 2 buah handphone, sebuah pisau dan baju pelaku saat melakukan aksinya.

Pelaku dijerat dengan pasal 340 tentang pembunuhan berencana dengan ancaman hukuman seumur hidup dan paling lama 20 tahun penjara.(*)

Artikel ini teah tayang di Koranmemodotcom dengan judul “Gara-gara ini, Kuli Bangunan Habisi Mertua Sekda Lamongan”

Editor: Yusuf Saputra