Beranda Viral Wingit, Presiden Dilarang Melintas Apalagi Datang ke Kediri

Wingit, Presiden Dilarang Melintas Apalagi Datang ke Kediri

BERBAGI
Monumen Simpang Lima Gumul di Kecamatan Ngasem Kabupaten Kediri. (foto: ist)

AGTVnews.com – Kediri angker dan menakutkan terlebih bagi seorang presiden. Pernyataan ini sempat terlontar dari Sekretaris Kabinet (Seskab) RI, Pramono Anung, saat melakukan kunjungan ke Kediri. Tapi benarkah Kediri memang angker dan wingit?

Konon katanya mitos ini dipercaya kebenarannya. Terlebih bagi masyarakat yang masih memegang budaya kejawen. Mitos dan kepercayaan ini dituturkan sejak beratus-ratus tahun lalu saat era kerajaan Kediri. Hingga kini, kepercayaan tersebut tetap dipegang teguh masyarakat.

Salah satu masyarakat yang masih percaya adat Kejawen, Mbah Gino menuturkan, mitos Kediri wingit bagi Presiden memang benar adanya. Karena jika Presiden berani datang ke Kediri, maka ini berarti dia mengembalikan mahkota tersebut ke pusatnya.

| Baca Juga:  Olahraga Panahan Menjadi Tren Baru Di Masyarakat

Laki-laki yang juga juru kunci Sendang Tirto Kamandanu ini bercerita, tidak akan ada seorang presiden yang berani datang ke Kediri. Kalaupun datang, pasti akan terjadi halangan pada jabatan yang diembannya.

|simak video rekomendasi untuk anda:

 

“Waktu itu Gus Dur ‘rawuh‘ di Kediri, sepulang dari Kediri terus lengser. Ya kalau Presiden datang Kesini, dianggap mengembalikan mahkotanya. Yang punya mahkota ini adalah Kediri,” ucap Mbah Gino.

Mbah Gino menambahkan, tanah Kediri dianggap sebagai pusat dari Nusantara. Karena kerajaan besar pemersatu Nusantara berawal dari Kerajaan Kediri ini.

| Baca Juga:  Laka Beruntun Di Jalan Raya Kediri - Tulungagung

Percaya tidak percaya, tergantung masing-masing kita. Apakah mitos-mitos pitutur lama tersebut akan menjadi pegangan kita. Ataukah hal-hal tersebut menjadi budaya yang patut kita lestarikan. Semua kembali kepada kita dalam memaknainya. (*)

Editor: Yusuf Saputra