Beranda Pemerintahan Antisipasi Corona, Resepsi Pernikahan Harus Ditunda

Antisipasi Corona, Resepsi Pernikahan Harus Ditunda

BERBAGI
nomor call center covid-19 Kota Kediri. (foto:istimewa)

AGTVnews.com – Media Center Tanggap Covid-19 di Command Center Balaikota Kediri ternyata cukup mendapat tanggapan dari masyarakat. Apapun yang tidak dimengerti warga, terkait virus corona langsung ditanyakan.

Satu diantaranya warga yang mengaku tinggal di Perumahan Wilis, Kota Kediri ini. Dia menanyakan boleh atau tidak melaksanakan resepsi pernikahan yang rencanany akan digelar pada 21 Maret 2020 mendatang.

Menanggapi pertanyaan tersebut, Walikota Kediri Abdullah Abu Bakar mengatakan permohonan maaf. Dan tidak memperbolehkan.

“Semua acara yang melibatkan lebih dari 30 orang ditunda, tanpa terkecuali. Meskipun itu resepsi pernikahan. Kami mohon maaf ini semua demi keamanan kita bersama.”

| Baca Juga:  Peringati Hari Kartini, Dinas Kesehatan Kota Kediri Gelar Sosialisasi Cegah Kanker

Mas Abu menambahkan, mempelai bisa menggelar akad nikah, tapi benar-benar dibatasi orangnya, sementara resepsi pernikahan menunggu keputusan pemerintah.

Sementara itu, Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Kediri dr. Fauzan Adima M.Kes menegaskan, acara yang melibatkan banyak orang sangat berpotensi mempercepat penyebaran Covid-19. Apalagi acara resepsi pernikahan, sudah pasti dihadiri banyak kalangan dan bisa jadi dari luar daerah.

Pelarangan ini sesuai dengan Surat Edaran Walikota Kediri Nomor : 443.33/34/419.031/2020 tertanggal 15 Maret 2020 yang salah satu poinnya menghimbau kepada masyarakat untuk melakukan penundaan kegiatan yang menyebabkan kerumunan orang.

| Baca Juga:  Realisasi Pajak Daerah Kota Kediri Lebihi Target

Apalagi resepsi pernikahan identik dengan salam-salaman dan juga makan prasmanan, yang itu bisa menjadi pengantar virus. Pemerintah Kota Kediri berharap warga bijak menyikapi situasi ini agar tidak terjadi penyebaran Covid-19 di Kota Kediri.

Pemkot Kediri mengimbau warga yang melihat acara keramaian di wilayah Kota Kediri untuk melaporkan ke 0354-2894000 atau WhatsApp ke 0811 3783 119. (*)

Reporter: Yusuf Saputra
Editor: Linda Kusuma

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here