Beranda Peristiwa Banjir Putus Akses Desa, Puluhan Warga Ponorogo Terisolir

Banjir Putus Akses Desa, Puluhan Warga Ponorogo Terisolir

BERBAGI
jembatan penghubung desa putus akibat terjangan banjir bandang. Warga terpaksa harus melewati jurang sedalam 7 meter untuk menuju tetangga desa. (foto:tim liputan )

AGTVnews.com – Sebanyak 95 warga dari 28 KK di Dusun Jurang Sempu, Desa Dayakan, Kecamatan Badegan Kabupaten Ponorogo terisolir. Kondisi ini akibat jembatan penghubung desa putus diterjang banjir.

Menurut kepala Desa Dayakan, Saroni, jembatan yang putus tersebut merupakan akses satu-satunya bagi warga. Jika harus keluar dari desa, mereka terpaksa harus melewati jurang dan menyeberangi sungai.

“Satu-satunya akses jalan bagi warga desa, harus melewati jurang sedalam 7 meter dan menyeberangi sungai,” jelasnya, Jumat (20/3/2020).

Saroni menambahkan , bencana banjir bandang yang menerjang desa tersebut terjadi secara tiba-tiba. Karena sungai yang dilewati banjir dan membawa material adalah sungai kecil .

| Baca Juga:  Musim Hujan, Sekolah Dasar di Ujung Selatan Blitar Terendam Lumpur

“Waktu kejadian tidak ada tanda-tanda. Memang awalnya hujan beberapa jam, tiba-tiba kejadian banjir bawa material longsor berupa batu dan tanah. Saya lihat itu material dari atas ada kayu besar, air campur tanah, ada batu besar sebesar mobil juga. Itu yang membuat jembatan utama putus,” ucapnya.

Beruntung kejadian tersebut terjadi saat warga sudah berada di rumah, dan sedang tidak beraktifitas di ladang. “Untungnya kejadian tidak pada siang hari, disaat banyak warga masih kerja di sawah, bahkan ada yang panen jagung. Jika kejadian banjir bandang terjadi siang, banyak korban yang berjatuhan,” terangnya.

| Baca Juga:  Banjir Kiriman Terjang 4 Desa di Kediri

Untuk sementara waktu, warga yang berada di sekitar sungai diungsikan di rumah warga lain yang lebih aman. Hal ini untuk mengantisipasi jika terjadi bencana susulan. (*)

Reporter: Tim Liputan 
Editor: Linda Kusuma

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here