Beranda Tips Trik Booming Handsanitizer Buatan Sendiri, Amankah?

Booming Handsanitizer Buatan Sendiri, Amankah?

BERBAGI
Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Dinas Kesehatan Kabupaten Blitar dr. Christine Indrawati. (foto:linda kusuma )

AGTVnews.com – Handsanitizer saat ini menjadi barang langka dan banyak dicari masyarakat. Cairan pembersih tangan ini menjadi salah satu ‘senjata’ penting, antiseptik ditengah merebaknya penyebaran virus corona.

Sayangnya, saat ini keberadaan barang ini langka dan mahal. Menyikapi kondisi tersebut akhirnya muncul ide pembuatan handsanitizer sendiri.

Warga beramai-ramai membuat handsanitizer sendiri, namun hanya berdasarkan kira-kira saja. Tanpa memperhatikan ukuran dan takaran.

Menanggapi fenomena ini, Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Dinas Kesehatan Kabupaten Blitar dr. Christine Indrawati mengatakan, pembuatan handsanitizer ini sangat membantu. Ada yang harus diperhatikan yakni takaran dan ukuran yang digunakan.

“Pembuatan cairan antiseptik pembersih tangan ini sangat kreatif ya. Tapi kita harus perhatikan ukuran alkohol yang digunakan,” jelasnya melalui saluran suara, Minggu (22/3/2020)

| Baca Juga:  Lawan Corona, Pengguna Jalan di Kota Blitar Dihujani Desinfektan

Ditambahkan Christine, alkohol adalah antiseptik yang sering digunakan untuk mematikan dan melemahkan virus. Untuk kadar yang tinggi, digunakan hanya untuk alat kedokteran dan keras jika terkena kulit.

“Yang aman itu adalah alkohol dengan kadar 70%. Ramah dikulit dan tidak mengiritasi. Dengan kadar ini sudah menjadi antiseptik tanpa perlu adanya tambahan bahan lain. Tapi kalau memakai alkohol yang kadarnya lebih tinggi, harus diencerkan lagi hingga batas 70% atau paling tidak 60% lah,” jelasnya.

Meski penggunaan handsanitizer bisa membantu mencegah penyebaran virus, yang paling efektif adalah cuci tangan dengan air mengalir dan sabun.

| Baca Juga:  Bukan Rujukan Namun Pemkab Ponorogo Jamin Semua Rumah Sakitnya Miliki Ruang Isolasi

“Kalau sering-sering kena antiseptik gak bagus juga untuk kulit. Yang paling aman dan sangat efektif adalah cuci tangan dibawah air mengalir dan menggunakan sabun. Ini yang utama. Selalu cuci tangan setelah melakukan aktifitas maupun setelah keluar rumah. Aman itu,” tegas wanita berkacamata ini.

“Saya heran, yang booming sekarang justru pembuatan handsanitizer ini. Bukannya cuci tangan. Padahal cuci tangan ini yang paling aman. Handsanitizer dipakai saat tidak ada tempat untuk cuci tangan atau kondisi mendesak saja,” imbuhnya.

Kebiasaan mencuci tangan dengan benar, diharapkan bisa menjadi kebiasaan hidup bersih dan sehat. Sehingga membuat masyarakat terhindar dari berbagai virus dan bakteri. (*)

Editor: Linda Kusuma

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here