Beranda Ekonomi Bisnis Gula Rempah Produksi Kediri Diyakini Bisa Tangkal Corona

Gula Rempah Produksi Kediri Diyakini Bisa Tangkal Corona

BERBAGI
gula jawa rempah produksi Kediri dipercaya bisa menangkal virus corona.(foto: yusuf saputra)

AGTVnews.com – Merebaknya virus corona di Indonesia menimbulkan kekhawatiran, jika tiba-tiba saja terinfeksi virus ini. Berbagai upaya dilakukan untuk membuat tubuh bisa terhindar dari virus ini.

Salah satu bahan yang dipercaya mampu menangkal virus Covid-19 ini adalah rempah-rempah. Zat kurkumin dalam rempah-rempah Indonesia, dipercaya  bisa meningkatkan kekebalan tubuh. Dengan daya tubuh kuat,  bisa menangkal masuknya virus corona.

Kondisi ini membawa keberuntungan bagi perajin gula jawa rempah dari Kediri. Banyak pesanan yang datang ke mereka dan jumlahnya meningkat dua kali lipat dari biasanya.

Satu diantara perajin gula jawa rempah ini, Guncono dan Sri Wahyuni mengaku pesanan gula rempah bikinannya meningkat tajam. Pasangan suami istri warga Desa Nambaan Kecamatan Ngasem Kabupaten Kediri ini memang menambahkan beberapa rempah dalam adonan gula jawa buatannya.

gula jawa rempah buatan pasangan Guncono dan Sri Wahyuni. (foto: yusuf saputro)

“Gula jawa buatan saya ini, memang saya tambah dengan delapan macam rempah dan empon-empon. Bahan yang dipakai seperti jahe, kunyit, kayu manis, serai, cengkeh, daun pandan dan kapulaga,” jelas Sri Wahyuni.

| Baca Juga:  Angkat Isu Di Indonesia Melalui Art Grafity

Aroma gula rempah ini berbeda dengan gula jawa pada umumnya. Meski sama-sama berwarna merah, namun ada aroma pedas jahe dan wangi kapulaga yang bisa langsung tercium.

Sri Wahyuni menuturkan, awalnya gula rempah ini hanya terdiri dari air nira yang ditambah dengan jahe saja. Namun salah satu pelanggannya dari Surabaya meminta agar ada tambahan rempah lain seperti kunyit dan serai. Ternyata rempah-rempah yang ditambahkan tersebut mampu menambah daya tahan tubuh.

“Gula ini dipesan pelanggan di Surabaya dan dikirimkan ke Arab melalui biro travel umroh miliknya. Katanya gula rempah ini banyak yang suka dan banyak dicari,” ucapnya.

Pembuatan gula rempah ini tidak berbeda dengan pembuatan gula jawa yang biasa. Hanya saat merebus air nira, ditambahkan dengan parutan rempah yang sudah diambil sarinya. Setelahnya, cairan gula jawa yang sudah mengental ini kemudian dicetak di bidang kayu yang berlubang.

| Baca Juga:  Dampak Virus Corona, Pemohon Paspor di Blitar Turun Drastis

“Kalau sekarang pesanannya meningkat banyak. Biasanya sehari hanya menghabiskan bahan sebanyak 15 kilogram, tapi sekarang bisa mencapai 23 kilogram,” katanya.

| simak video berita ini:

Sayangnya produksi gula jawa rempah ini tidak bisa optimal. Sri Wahyuni mengeluh kesulitan mencari bahan baku rempah. Jikalau ada harganya akan meningkat dua kali lipat.

“Bahan baku rempah, sekarang ini sedikit susah. Harganya juga terus berganti-ganti, naik terus,” keluhnya.

Gula jawa rempah buatan suami istri ini ini dijual dalam kemasan. Satu kotak gula jawa rempah dijual antara Rp 8000 hingga Rp 10.000 ribu. Selain dari Kediri dan daerah sekitarnya, pesanan ini juga datang dari beberapa kota besar di Indonesia seperti Surabaya, Batam dan Jakarta.(*)

Reporter: Yusuf Saputra 
Editor: Linda Kusuma

2 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here