Beranda Pemerintahan Pemkot Blitar Lacak Orang yang Pernah Kontak Dengan Pasien Positif Corona

Pemkot Blitar Lacak Orang yang Pernah Kontak Dengan Pasien Positif Corona

BERBAGI
Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Virus Corona Kota Blitar, Hakim Sisworo. (foto:ana alana)

AGTVnews.com – Setelah satu warga kabupaten Blitar dinyatakan positif terjangkit virus corona, pemerintah Kota Blitar langsung melakukan tracking. Hal ini untuk melacak sejumlah orang yang sempat berkomunikasi pasien positif.

Dari riwayat yang ada, warga Kecamatan Nglegok, Kabupaten Blitar yang positif Corona tersebut sempat berinteraksi dengan warga Kota Blitar. Pasien ini juga sempat memeriksakan diri di rumah sakit swasta di Kota Blitar.

Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Virus Corona Kota Blitar, Hakim Sisworo mengatakan, dari hasil pemetaan ada enam warga Kota Blitar yang melakukan kontak dengan pasien positif virus Corona.

Enam orang itu diantaranya empat warga di wilayah Kecamatan Kepanjenkidul dan dua warga di wilayah Kecamatan Sananwetan. Empat warga Kepanjenkidul merupakan keluarga pasien, sedang dua orang di wilayah Sananwetan merupakan mahasiswa perguruan tinggi kesehatan di Kota Blitar.

| Baca Juga:  Pemkot Blitar dan Kejari Blitar Tandatangani Kesepakatan Kerjasama Hukum

“Orang-orang yang kontak dengan pasien kami minta karantina mandiri,” kata Hakim, Senin (23/3/2020).

Hakim menambahkan, di rumah sakit swasta tempat pasien tersebut dirujuk, Pemkot Blitar juga meminta tim kesehatan untuk karantina mandiri di rumah. Ada lima tim kesehatan terdiri atas empat perawat dan satu dokter yang menangani pasien

“Pasien sempat menjalani perawatan di RS Aminah. Tim kesehatan yang merawat pasien di RSI Aminah juga kami minta melakukan karantina mandiri,” tegasnya.

Saat ini, pasien positif tersebut menjalani perawatan di RSUD Pare Kediri. Diketahui pasien positif Corona ini memiliki riwayat perjalanan dari Bogor, Jawa Barat pada tanggal 20 Maret menggunakan kendaraan pribadi menuju Blitar.

| Baca Juga:  Terkait Temuan Sidak Komisi I, Begini Jawaban RSUD Mardi Waluyo

Sesampainya di Blitar, pasien menuju ke rumah orang tuanya yang berada di kecamatan di Kepanjenkidul, Kota Blitar.

Sebelumnya, pasien sudah merasakan sakit sejak tanggal 11 Maret 2020. Kemudian pasien melakukan pemeriksaan di rumah sakit swasta di Kota Blitar, dan akhirnya dirujuk ke rumah sakit swasta lain yang masih berada di Kota Blitar.

Pada tanggal 21 Maret pasien dirujuk ke RSUD Kabupaten Kediri di Pare. Hasil pemeriksaan positif Corona atau Covid-19 diketahui pada hari Minggu, 22 Maret 2020 sore. (*)

Reporter: Ana Alana
Editor: Linda Kusuma