Beranda Advetorial Walikota Kediri Apresiasi Pembangunan Masjid di Pengadilan Negeri

Walikota Kediri Apresiasi Pembangunan Masjid di Pengadilan Negeri

BERBAGI
Walikota Kediri Abdullah Abu Bakar meletakkan batu pertama menandai pembangunan masjid Nurul Adli di lingkungan kantor Pengadilan Negeri Kelas 1B Kota Kediri. (foto: istimewa)

AGTVnews.com – Walikota Kediri Abdullah Abu Bakar memberi apresiasi kepada Pengadilan Negeri Kediri atas rencana pembangunan masjid di lingkungan kantor. Walikota Kediri turut hadir saat peletakan batu pertama masjid yang diberi nama Nurul Adli tersebut, Senin (2/3/2020).

Mas Abu, sapaan akrab Abdullah Abu Bakar, senang dan berharap masjid di lingkungan Pengadilan Negeri Kelas 1B tersebut memberikan manfaat dan keberkahan untuk seluruh masyarakat.

“Saya senang sekali di sini ada masjid karena di sepanjang jalan Suprapto ini masjid agak jauh. Sehingga ini nanti coverage nya akan bagus karena daerah sini juga banyak perkantoran. Ini luar biasa sekali,” ungkap Mas abu mengawali sambutannya.

Dengan pembangunan masjid, Pengadilan Negeri tidak hanya melayani masyarakat yang butuh keadilan tapi juga melayani masyarakat beribadah yang kebetulan berada di sekitar lokasi.

| Baca Juga:  Wali Kota Kediri Harapkan Potensi Perumda Tirta Dhaha Terus Berkembang

“Saya doakan mudah-mudahan tidak ada kendala apapun dan mudah-mudahan masjid ini membawa berkah untk kita semua khususnya Pengadilan Negeri Kediri. InshaAllah menjadi berkah untuk kita semuanya,” harap Mas Abu.

Gagasan Pembangunan Masjid

Pembangunan masjid ini digagas oleh Ketua Pengadilan Tinggi Surabaya, Herri Swantoro. Dalam kunjungannya ketika masih menjabat di Mahkamah Agung bertepatan di hari Jumat, Herri melihat di area jalan suprapto belum ada masjid, sementara di Pengadilan Negeri kelas 1B Kediri areanya cukup luas.

“Waktu itu saya sampaikan ke Pak Imam sebelum beliau mutasi, nanti harus ada masjid disini. Supaya bisa memberikan tempat beribadah yang layak bagi umat Islam di sekitar jalan ini,” ungkap Herri.

| Baca Juga:  Revitalisasi Setono Betek Pertahankan Corak Tradisional

Rencana pembangunan masjid Nurul Adli akhirnya dilanjutkan Sarah Louis, Ketua PN Kediri pengganti Imam. Meskipun Sarah beragama Nasrani, namun rencana pembangunan tidk terhenti.

“Alhamdulillah jadi kita saksikan bersama bagaimana bentuk kebersamaan, serta bentuk toleransi yang tinggi disini. Walaupun Bu Sarah Louis adalah seorang nasrani, tetap mendukung dan memprakarsai masjid ini berdiri,” pungkas Herri.

Sesuai rencana, pembangunan masjid Nurul Adli ini akan memakan waktu 7 bulan. Dana pembangunan dikumpulkan dari donatur di lingkungan Pengadilan dan masyarakat luas.(*)

Reporter: Tim Liputan
Editor : Yusuf Saputro