Beranda Hukum Kriminal Curi HP Belasan Juta, Buruh Bangunan di Blitar Diamankan

Curi HP Belasan Juta, Buruh Bangunan di Blitar Diamankan

BERBAGI
KL alias Balibon pelaku pencurian hp di rumah yang sedang direnovasi olehnya. (foto:ana alana)

AGTVnews.com – Nekat curi hp mewah senilai belasan juta, seorang buruh bangunan renovasi rumah diamankan Satreskrim Polres Blitar Kota. Pelaku adalah KL alias Balibon (25 tahun) warga Kelurahan Kepanjenlor, Kecamatan Kepanjenkidul, Kota Blitar.

Aksi pencurian ini terjadi di dalam bangunan sebuah rumah yang sedang direnovasi. Bangunan ini di Jalan Sawunggaling Kelurahan Sentul Kecamatan Kepanjenkidul Kota Blitar.

Kasatreskrim Polres Blitar Kota AKP Ardy Purboyo mengatakan, handphone mewah seharga Rp 11 juta itu sedang dicas di salah satu sudut ruangan. Sementara pemilik tengah tertidur pulas. Melihat kesempatan tersebut pelaku langsung mengambil handphone tersebut dan membawanya kabur.

| Baca Juga:  Ambil Barang Ini, Laki-laki di Blitar Ditangkap Polisi

“Korban baru menyadari jika handphonenya hilang saat terbangun. Kemudian korban melaporkan kejadian itu kepada kami. Setelah mendapat laporan, Opsnal Satreskrim melakukan penyelidikan dan mendapati pelaku sedang menjual HP. Akhirnya pelaku dibawa ke Polres Blitar Kota untuk proses penyidikan lebih lanjut,” ungkap AKP Ardy, Kamis (30/4/2020).

Saat dimintai keterangan pelaku mengakui semua perbuatannya. Dia juga mengaku bahwa sebelumnya pernah melakukan aksi serupa dan pernah menjalani hukuman. Pelaku baru bebas dari penjara sekitar tahun 2018.

“Pelaku sebelumnya pernah melakukan perbuatan serupa dan pernah dihukum dan keluar pada 2018,” imbuhnya.

| Baca Juga:  Polisi Kerahkan 350 Personil Amankan Pilgub

Sementara saat pers rilis di Mapolres Blitar Kota, seperti pelaku kejahatan pada umumnya Balibon menyampaikan alasan klasik. Dia nekat mencuri handphone karena terdesak kebutuhan ekonomi. “Buat kebutuhan keluarga, anak saya dua,” ucapnya sambil tertunduk.

Selain mengamankan pelaku, polisi juga mengamankan barang bukti berupa handphone yang dicuri pelaku. Tersangka disangkakan melanggar pasal 363 KUHP dengan ancaman pidana maksimal 7 tahun penjara. (*)

Reporter : Ana Alana
Editor : Linda Kusuma