Beranda Peristiwa Gubernur Berlakukan PSBB, Bus Blitar Tujuan Surabaya Berhenti Beroperasi

Gubernur Berlakukan PSBB, Bus Blitar Tujuan Surabaya Berhenti Beroperasi

BERBAGI
Sejumlah armada jurusan Blitar-Surabaya menghentikan operasionalnya. (foto: tim liputan)

AGTVnews.com – Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa menetapkan Pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di beberapa wilayah. Kondisi ini berdampak terhadap angkutan transportasi di terminal Patria Blitar.

Semua armada bus dalam provinsi yang berangkat dari terminal Patria Blitar menuju Terminal Bungurasih Surabaya berhenti beroperasi.

Kepala Terminal Tipe A Patria Kota Blitar, Verie Sugiharto mengatakan, ada dua perusahaan armada bus yang telah menyampaikan surat pemberitahuan berhenti beroperasi. Dua perusahaan armada bus ini memiliki trayek Blitar – Jombang – Bungurasih Surabaya.

“Dua perusahaan armada bus dari Bagong dan Harapan Jaya menyampaikan bahwa mulai hari ini sampai 11 Mei mereka tidak beroperasi,” ungkap Verie,Selasa (28/4/2020).

| Baca Juga:  Antisipasi Penyebaran Corona, Posko Pengecekan Penumpang Luar Kota Didirikan di Kota Blitar

Pemberhentian sementara tersebut menindaklanjuti surat edaran Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Timur. Surat edaran tersebut terkait larangan operasional angkutan umum (AKDP) trayek asal tujuan wilayah PSBB di Jawa Timur. Dalam surat edaran itu dinyatakan, larangan beroperasinya bus tujuan Surabaya, Sidoarjo dan Gresik.

Ditambahkan Verie sebanyak 17 armada bus Bagong tidak akan beroperasi. Sementara armada bus Harapan Jaya menghentikan 15 armada via tol dan sembilan armada via Jombang. Namun untuk tujuan Malang, Tulungagung dan Nganjuk, masih ada armada yang beroperasi.

“Semua bus jurusan Surabaya tidak beroperasi. Namun bus jurusan Malang, Nganjuk dan Tulungagung yang berangkat dari Terminal Patria Kota Blitar tetap beroperasi,” ungkap Verie.

| Baca Juga:  Bus Bagong Terguling di Tulungagung, 8 Penumpang Terluka

Sejak adanya pandemi Corona, jumlah penumpang di terminal Patria menurun drastis. Jika hari normal tercatat 1700 penumpang per hari. Namun sejak awal April 2020 hanya ada 30 penumpang saja.

Terpisah Kepala Dinas Perhubungan Kota Blitar, Priyo Suhartono mengatakan Dishub berkoordinasi dengan pihak Terminal Tipe A Patria Kota Blitar, untuk melakukan pengawasan dan melaporkannya kepada Dishun Provinsi Jatim.

“Kalau pun nekat, mereka akan diminta putar balik sebelum sampai tujuan di Sidoarjo, Surabaya dan Gresik,” tegas Priyo. (*)

Reporter : Ana Alana
Editor : Linda Kusuma