Beranda Peristiwa Jumlah Pasien Positif Corona di Tulungagung Bertambah 3 Orang

Jumlah Pasien Positif Corona di Tulungagung Bertambah 3 Orang

BERBAGI
Juru Bicara Satgas Covid-19 Tulungagung, Bambang Triono. (foto: maman fadilah)

AGTVnews.com – Data terbaru jumlah pasien positif corona di Kabupaten Tulungagung per 12 April 2020 bertambah 3 orang. Tiga orang tersebut diketahui terpapar virus corona dari PDP asal Ngadiluwih Kabupaten Kediri.

Menurut Juru Bicara Satgas Covid-19 Tulungagung, Bambang Triono, ketiga penderita tersebut tidak memiliki gejala klinis sakit. Namun di dalam tubuhnya terdapat virus Corona yang bisa saja menular kepada orang lain.

“Dari data yang kami terima, ada 3 tambahan positif covid. Mereka terdiri dari 2 laki laki dan 1 perempuan. Ketiganya berasal dari kecamatan Boyolangu, Ngunut dan Gondang. Penderita positif ini berasal dari kluster ketiga, yakni pasien asal Ngadiluwih yang telah meninggal dunia. Mereka saat ini sudah menjalani karantina,” jelas Bambang, Senin (13/4/2020).

| Baca Juga:  Pemkot Blitar Alihkan Semua Anggaran Peringatan Hari Jadi Untuk Tangani Corona

Dengan adanya temuan ini maka total kasus terkonfirmasi di Tulungagung sebanyak 10 kasus, yang berasal dari 3 cluster penyebaran.

Cluster tersebut diantaranya cluster jamaah umroh sebanyak 3 orang, kemudian cluster pelatihan petugas haji sebanyak 1 orang, serta 6 sisanya merupakan cluster PDP asal Ngadiluwih Kabupaten Kediri yang kini diisolasi di tempat yang bisa dipertanggung jawabkan.

“Tulungagung kan ada 3 cluster ya, 1 yang AH itu kemudian petugas haji dan pasien dari Ngadiluwih ini” ungkapnya.

Bambang menyebut, pihaknya telah berkoordinasi dengan Posko Satgas untuk melakukan tracing. Tracing dilakukan untuk melihat siapa saja yang telah melakukan kontak erat dengan 3 kasus baru tersebut, untuk diperiksa kondisi kesehatannya dan diambil sampel darahnya guna menjalani rapid test.

| Baca Juga:  Polisi Lepas Liarkan Benur Hasil Sitaan

Jika hasil rapid test menujukkan positif, maka yang bersangkutan akan diisolasi kemudian dilanjutkan dengan pengambilan sampel swab tenggorokan untuk diuji di Balitbangkes Jakarta.

Bambang menjelaskan, mereka yang saat ini dinyatakan posisif Corona namun dinyatakan sehat secara klinis harus menunggu hasil uji lab atas swab mereka. Dari hasil uji swab ini akan diketahui apakah mereka sudah dinyatakan sembuh atau belum. (*)

Reporter : Maman Fadilah
Editor : Linda Kusuma